Selasa, 12 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Unit Siaga Basarnas Morotai Minim Alut dan SDM, Berharap ada Perhatian Dari Pemda Morotai

Itu sebabnya kesiagaan baik laut dan darat harus lebih diprioritaskan. Saat ini di Morotai sendiri baru ada 1 unit siaga SAR.

Tayang:
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.con/Fizri Nurdin
Unit Siaga SAR terletak di Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan, Kamis (5/5/2022) 

TRIBUNTERNATE.COM-  Pulau  Morotai merupakan  wilayah terluar di Indonesia.

Itu sebabnya kesiagaan baik laut dan darat harus lebih diprioritaskan.

Saat ini di Morotai sendiri baru ada 1  unit siaga SAR sehingga perlu dilengkapi.

Danpos unit Siaga Sar Morotai, Marjun Doa kepada Tribunternate.com, Kamis (5/5/2022) mengatakan, masih banyak kendala saat ada kejadian.

Karena banyak kekurangan  baik Alut dan juga SDM.

"Alut yang kami pakai untuk operasi SAR masih koordinasi dengan angkatan Laut dan Polair. Intinya kami sekarang butuh Alut,"pintanya.

Marjun mengaku wilayah atau penempatan kantor juga sampai sekarang masih simpang siur.

Karena kantor yang ditempati hanya dipinjam pakaikan.

"Pimpinan  wilayah kami berharap Pemda Morotai menghibahkan lahan sesuai kebutuhan kami. Berhubung Alut kami banyak di laut biar lebih gampang memantau langsung Nelayan dan Pelayaran,"ujarnya.

Baca juga: Warga di Kecamatan Weda Halmahera Tengah Sudah Bisa Menikmati Listrik

Baca juga: Cerita Nakes RSKI Pulau Galang Tak Mudik, Rayakan 3 Kali Lebaran Bersama Pasien Covid-19

Personil sendiri untuk Basarnas Morotai baru ada Empat pegawai dan dibantu oleh beberapa tenaga pendukung SAR ( TPS )

"Kami disini PNS tiga, tenaga pendukung SAR ada Empat, Security dua dan Pramubakti dua, semua total kita ada 11 personil,"

"Jadi dari teman-teman Tenaga pendukung Sar (TPS) ini di rekrut untuk bantu Rescuer di Lapangan, jadi mulai kegiatan dari kantor sampai ke lapangan,"terangnya.

Keberadaan Basarnas di Morotai Marjun mengaku baru setahun lebih namun sudah beberapa kasus sudah ditangani

"Kami disini sudah 1 tahun lebih. Tahun  2022 ini ada tiga kasus ditangani, dan itu semuanya laut, mandiri satu, Sambiki satu, dan feri kandas,"katanya

"Kalau untuk tupoksi Basarnas semua nya sama pencarian dan pertolongan, tenaga pendukung lain adalah Potensi SAR kami di daerah yang terdiri dari TNI POLRI dan Relawan yg sudah terlatih,"tandasnya mengakhiri.(*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved