Hepatitis Akut

Jika Terus Meluas, Hepatitis Akut Berpotensi Menjadi Pandemi Baru

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebut sudah ada 15 kasus hepatitis akut di Indonesia.

Editor: Rizki A
Istimewa
ILUSTRASI hepatitis. 

TRIBUNTERNATE.COM - Kemunculan penyakit hepatitis akut jenis baru di tengah masih belum redanya pandemi Covid-19 menjadi perhatian publik.

Penyakit hepatitis akut ini disebut misterius karena tidak diketahui etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology) dan masih dalam investigasi atau pemeriksaan laboratorium.

Selain itu, hepatitis akut misterius umumnya menyerang anak-anak.

Kasus hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya alias 'Acute Hepatitis of Unknown Aetiology' ini pun belakangan terus bermunculan di Indonesia.

Bahkan, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebut sudah ada 15 kasus hepatitis akut di Indonesia.

Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit serta KaBalitbangkes Kemenkes RI, Prof Tjandra Yoga Aditama menyebut apabila kasus hepatitis akut sudah meluas bisa saja jadi pandemi baru.

"Tentang kemunggkinan penyakit apapun jadi pandemi, maka akan melalui proses ditentukan dulu sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC), lalu sesudah itu dilihat lagi perkembangannya, kalau terus meluas maka baru akan disebut pandemi," ujar Prof Tjandra Yoga dalam pernyataannya kepada Tribun, Selasa(10/5/2022).

Baca juga: Bayi 10 Bulan Diduga Hepatitis Akut, RSUD Dr Soetomo Lakukan Pemeriksaan Lebih Lanjut

Baca juga: IDAI Soal Hepatitis Akut: Sebut Tak Terkait Vaksin Covid-19, Terbitkan Tata Laksana Penanganannya

Baca juga: Hepatitis Akut Merebak, Apakah Vaksin Hepatitis A dan B Mampu Berikan Perlindungan?

Prof Tjandra Yoga Aditama
Prof Tjandra Yoga Aditama (HO/TRIBUNNEWS)

Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara ini menyebut, berkaca pengalaman pandemi Covid-19, kasus tersebut maka pertama kali dilaporkan WHO pada 5 Januari 2020, dinyatakan PHEIC 31 Januari 2020 dan resmi menjadi pandemi pada 11 Maret 2020.

Diketahui, hepatitis akut menjadi outbreak alias Kejadian Luar Biasa (KLB) pertama kali di Eropa pada tanggal 23 April 2022.

Empat hari kemudian, di Indonesia langsung bergerak mengeluarkan surat edaran kepada seluruh rumah sakit dan Dinas Kesehatan untuk segera melakukan surveillance dan monitoring.

Kasus kematian pada anak diduga akibat hepatitis akut pun sudah muncul di Indonesia.

Tiga anak yang sebelumnya dirawat di RSCM meninggal dunia setelah dirujuk dari sebuah rumah sakit di Jakarta Barat dan Jakarta Timur. (Willy Widianto)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Eks Direktur WHO: Kasus Hepatitis Akut Meluas Bisa Munculkan Pandemi Baru

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved