Kabar Artis
Ayah Bibi Andriansyah Mengaku Masih Tak Paham Mengapa Makam Vanessa Angel Kekeuh Harus Dipindahkan
Ayah mertua mendiang aktris Vanessa Angel, Haji Faisal, memberikan tanggapan mengenai pemindahan makam putri menantunya itu.
"Sebenernya, kemarin-kemarin sudah saya jawab juga ya. Saya tetap pada pendirian saya, bahwa bagi saya, apa pun yang disampaikan anak di waktu dia masih lajang, masih single, istilahnya belum punya suami, mungkin hal itu bisa saja disampaikan oleh orangtua, bisa saja diterima oleh orangtuanya."
"Tetapi, begitu gilirannya anak itu sudah menikah, sudah ijab qabul, itu semuanya sudah kita serahkan ke pihak suami. Apa pun persoalannya, itu sudah tanggung jawab suami. Dan suami-lah yang lebih menentukan sebenarnya. Apalagi punya anak," lanjutnya.
Meskipun demikian, Faisal mengamini bahwa setiap orang memiliki pendapat yang berbeda.
Faisal mengaku tetap bertahan dengan pendiriannya dan berusaha agar makam Vanessa Angel tidak dipindah.
"Itu bagi saya. Kalau bagi orang lain, umpamanya dia bersikukuh dengan pendiriannya, saya tidak bisa berbuat banyak. Tidak bisa berkata apa-apa juga, sih. Kan pendapat ini kan berbeda-beda. Kalau saya, sesuailah dengan pendapat saya, jadi saya coba lah untuk bertahan. Saya coba agar hal pemindahan [makam] itu tidak terjadi. Itu saja," terang Faisal.
Baca juga: Faisal Merasa Wajar Kerap Pertanyakan Uang Asuransi kepada Doddy Sudrajat: Saya Ikut Tanda Tangan
Baca juga: Maudy Ayunda Menikah, Pihak KUA Sebut Jesse Choi Mualaf Sejak Maret 2022, Mahar Pakai Uang Dollar
Baca juga: Harun Masiku Masih Buron, Novel Baswedan: Ada Oknum yang Intimidasi KPK, tapi Firli Bahuri Diam Saja
Faisal juga menyebut bahwa Vanessa Angel tidak pernah menyinggung soal wasiat atau pesan mengenai keinginan dimakamkan di dekat makam sang ibu kepada dirinya.
Kalaupun wasiat itu benar-benar ada, Faisal mengaku dirinya tetap melakukan musyawarah dengan pihak keluarga Vanessa Angel sebelum pemakaman.
Faisal menambahkan, dirinya tidak pernah mengambil keputusan sendiri.
"Nggak ada wasiat-wasiat itu. Kalau ada wasiat itu, saya sebelum memakamkan sudah tanyakan, setuju atau tidak dimakamkan di situ. 'Setuju'. 'Di sini aja kita, bang?' 'Iya, nggak apa-apa.'" Faisal mencontohkan perundingan sebelum pemakaman.
"Saya selalu bermusyawarah. Nggak pernah saya mandai-mandai. Istilahnya, saya pandai sendiri itu, nggak. Walaupun biayanya saya sendiri, tetapi saya selalu banyak bertanya. Bukanlah sikap seorang seperti saya ini mengambil keputusan-keputusan sendiri. Selalu bertanya. Jika diserahkan kepada saya, barulah saya bersikap," pungkasnya.
(TribunTernate.com/Rizki A.)