Pasca Banjir, Material Batu dan Pasir Penuhi Ruas Jalan Trans Tobelo-Galela

Pasca banjir, jalan nasional trans Tobelo-Galela di Desa Mamuya dipenuhi material batu dan pasir. Alhasil, aktivitas kendaraan menjadi terganggu.

Penulis: Arafik Hamid | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Arafik Hamid
JALAN: Pasca banjir Jumat (17/5/2022), material batu dan tanah berhamburan di ruas jalan Nasional, Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, (Sabtu 28/5/222). 

TRIBUNTERNTE.COM - Pasca banjir di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, Jumat (27/5/2022).

Material batu dan pasir, tampak berhamburan diruas jalan trans Tobelo-Galela itu sepanjang 30 meter.

Pantauan TribunTernate.com, Sabtu (28/5/2022). Akibatnya material tersebut, aktifitas kendaraan terganggu.

Warga sekitar mengaku, setiap hujan lebat, kerap terjadi banjir.

Baca juga: Langganan Banjir, Warga Desa Mamuya Blokir Jalan Trans Tobelo-Galela, Tuntut Perhatian Pemerintah

"Kami di RT 12, kalau hujan deras, banjir sampai ke jalan raya, "tuturnya.

Bahkan, banjir membawa material batu dan pasir. Alhasil, banjir juga merusak badan jalan.

"Kerusakan badan jalan itu, banjir pertama kali, "ungkapnya.

Baca juga: Ucapan HUT Kabupaten Halmahera Utara Mulai Ramai Terpajang

Diketahui beberapa waktu lalu, Bupati Kabupaten Halmahera Utara, Frans Manery.

Telah menyurat ke Kepala Satker Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara.

Isi suratnya, ia menyampaian kondisi jalan ruas Tobelo-Galela di Desa Mamuya Kecamatan Galela. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved