Rabu, 15 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Virus Corona

Kasus Covid-19 Kembali Tinggi, Ini Respons Presiden Jokowi, Menteri Kesehatan, hingga Epidemiolog

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito tren kenaikan Covid-19 dalam tiga pekan terakhir mencapai 31 persen.

WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
ILUSTRASI Situasi pandemi Covid-19 di Indonesia - Warga memakai masker saat berada di jalur pedestrian Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (18/5/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Selama tiga minggu terakhir, kasus Covid-19 di Indonesia diketahui telah meningkat.

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito tren kenaikan Covid-19 dalam tiga pekan terakhir mencapai 31 persen.

Hal itu disampaikan Wiku dalam konferensi pers virtual pada Rabu (8/6/2022).

Diketahui, selama tiga minggu terakhir kenaikan kasus harian Covid-19 berada di angka 300-an.

Kemudian, sejak Rabu (8/6/2022), tambahan kasus harian mulai naik menjadi 500 hingga 600 kasus dalam sehari.

Selain itu, Prof Wiku juga menyebut bahwa kasus aktif Covid-19 di Indonesia ikut mengalami kenaikan.

Menurutnya, kenaikan kasus Covid-19 yang terjadi dalam 4 hari terakhir ada sebanyak 10 persen.

Lantas, bagaimana tanggapan Presiden Jokowi, Menteri Kesehatan, hingga Epidemiolog terkait kenaikan kasus ini?

Jokowi: Masih Terkendali

Menanggapi hal tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kasus Covid-19 di Indonesia masih terkendali.

Pasalnya angka positivity rate masih berada dalam angka aman.

"Yang paling penting kita berpegangan kepada angka positivity rate, pegangannya itu. Kan harus di bawah 5 persen, kita sekarang di angka 1,03 persen."

"Jadi masih pada posisi terkendali," kata Presiden di Persemaian Rumpin, Kabupaten Bogor, Jumat (10/6/2022), dikutip dari Tribunnews.

Selain positivity rate, laju transmisi Covid 19 juga masih berada pada angka aman.

Baca juga: Update Covid-19 Indonesia Jumat, 10 Juni 2022: Merambat Naik, Angka Kasus Baru Kini Sentuh 600

Baca juga: Ada Kenaikan Kasus Aktif Covid-19, Masyarakat Diminta Tidak Lengah: Virus Masih Ada di Sekitar

Meskipun demikian, lanjut Jokowi,  ia sudah meminta agar kenaikan kasus Covid-19 untuk diwaspadai, terutama setelah libur panjang Idul Fitri 2022.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved