Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ada Program 'Mama Mengangguk' yang Diluncurkan Pemkot Ternate, Apa Itu?

Untuk mengatasi sampah organik yang dihasilkan rumah tangga, Dinas Lingkungan Hidup memperkenalkan program yang bernama 'Mama Mengangguk'.

Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Yunita Kaunar
INOVASI: Praktek pembuatan lubang Porous Landfill oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate, dalam mengatasi volume sampah rumah tangga, yang kian hari naik di Kota Ternate, Senin (13/6/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Dalam mewujudkan zero waste atau nol sampah, di Kota Ternate.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate.

Menggelar pengelolaan sampah, berbasis partisipasi masyarakat, Senin (13/6/2022).

Kepada wartawan, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kota Ternate, Syarif Tjan menjelaskan.

Baca juga: Pemda Morotai Kembali Peroleh Prestasi Iuran BPJS, Ini Yang Diharapkan

Terkait masalah sampah, pihaknya gencar melakukan langkah revolusioner dan inovatif, bertujuan mengurangi volume sampah di Kota Ternate.

Mulai dari hulu sampai hilir, dengan berbasis pada partisipasi masyarakat sebagaimana diharapkan Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman.

"Skema kumpul, angkut dan buang sudah saatnya kita tinggalkan.

"Kita harus beralih pada skema, penanganan sampah zero waste atau nol sampah, "pintanya.

Untuk mengatasi sampah organik, yang dihasilkan rumah tangga yang kian hari kian meningkat volumenya.

Pihaknya meluncurkan program bernama 'Mama Mengangguk' atau Membuang Sampah sambil Menabung Pupuk.

Untuk mendukung program tersebut, pihaknya menerapkan inovasi Porous Landfill.

Di mana sampah organik, yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga seperti sisa makanan, sayuran, dan sampah organik lainnya.

Akan ditanam di pekarangan rumah, untuk selanjut dibuat pupuk kompos, dengan menggunakan metode Porous Landfill.

"Cara ini sangat sederhana, untuk meminimalisir produksi sampah rumah tangga yang dibuang ke TPA Takome, "ujarnya.

Proses Porous Landfill cukup mudah diterapkan di dalam pekarangan rumah, karena tidak membutuhkan lahan yang terlalu besar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved