Ditanya Soal Tingginya Hasil Survei Elektabilitas, Ganjar Pranowo Bereaksi: Survei Opo?
Sejumlah survei bahkan menunjukkan bahwa Ganjar Pranowo memiliki elektabilitas yang terbilang tinggi untuk Pilpres 2024.
TRIBUNTERNATE.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merupakan satu nama yang ramai diperbincangkan akan maju ke kontestasi Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.
Sejumlah survei bahkan menunjukkan bahwa Ganjar Pranowo memiliki elektabilitas yang terbilang tinggi.
Terkait hal tersebut, Ganjar Pranowo pun memberikan tanggapannya.
Ketika ditanyai awak media soal hasil survei elektabilitasnya, Ganjar Pranowo justru balik bertanya.
"Survei opo?" kata Ganjar di Kantor Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (16/6/2022).
Diberitakan sebelumnya, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (Capres) 2024 mengalami kenaikan yang signifikan setelah Rakernas Projo.
Hal itu terekam dari hasil survei Lembaga survei Charta Politika Indonesia periode 25 Mei - 2 Juni 2022 terhadap 1.200 responden yang dirilis, Senin (13/6/2022).
Dari simulasi 3 nama, nama Ganjar unggul jauh atas nama lainnya. Yakni, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Baca juga: Elektabilitas Ganjar Pranowo-Erick Thohir di Pilpres 2024 Tinggi, Pengamat: Pasangan Ideal
Baca juga: Ganjar Dilirik Partai Lain, PDIP Ingatkan agar Tak Dibajak, Beri Dukungan untuk Pilpres 2024?
Baca juga: Ganjar Pranowo Sudah Siapkan Mental Jika Harus Pensiun dari Dunia Politik, Lirik Profesi YouTuber
Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menjabarkan, dalam simulasi 3 nama, Ganjar meraih elektabilitas tertinggi dengan 36,5 persen.
Kemudian diikuti Prabowo Subianto dengan 26,7 persen dan Anies Baswedan sebesar 24,9 persen. Sedangkan yang tidak menjawab dan tidak tahu sebesar 11,9 persen.
"Kalau kita melihat hanya Ganjar Pranowo yang mengalami kenaikan dari 33,3 persen dari stagnasi dari survei bulan Desember ke bulan April dan kemudian naik ke 36,5 persen, pasca Rakernas Projo," kata Yunarto Wijaya.
Yunarto menyebut naiknya elektabilitas Ganjar sedikit banyak merupakan efek Rakernas Projo yang digelar di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada Mei 2022, lalu.
Namun, tak bisa dipungkiri bahwa Rakernas itu salah satu momen yang berpengaruh besar dan memberitakan pencapresan Ganjar.
Yunarto juga menyebut, spekulasi soal kenaikan elektabilitas Ganjar juga disebabkan untuk pertama kalinya Presiden Jokowi berbicara mengenai 2024 dan ditafsirkan oleh sebagian pihak adalah dukungan kepada Ganjar Pranowo.
"Saya pikir ternyata berkolerasi linier dengan naiknya elektabilitas Ganjar, baik pada simulasi 10 nama dan 3 nama pada momen yang sama," terangnya.