BPVP Ternate Komit Pengembangan SDM di Maluku Utara Melalui Berbagai Pelatihan
BPVP Ternate selalu berkomitmen mengembangkan SDM di Maluku Utara melalui berbagai pelatihan, baik pelatihan vokasi maupun produktivitas.
Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM - Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate.
Merekrut peserta pelatihan dari dua wilayah binaan, yakni dari Maluku Utara dan Sulawesi Utara.
Sebab, BPVP Ternate hadir dalam rangka meningkatkan SDM, baik berupa pelatihan vokasi dan produktivitas.
"Balai vokasi di Ternate ini, sebagai tempat pengembangan SDM di Maluku Utara, "kata Kepala BPVP Ternate, Abdul Azis, ST. M.S.P.D.
Baca juga: Keren! Ada 40 Kamar Inap yang Disediakan BPVP Ternate untuk Peserta Pelatihan
Fungsinya, pelatihan vokasi konsultasi produktivitas serta pelatihan produktivitas, semuanya dilakukan secara gratis.
"Ada beberapa kejuruan pelatihan vokasi, yaitu kejuruan otomotif, bagunan, garmen, administrasi bisnis."
"Listrik, elektronika, AC, dan komputer, itu kejuruan yang dibuka dan semua pelatihan gratis, "ujarnya.
Di BPVP Ternate, terdapat tiga metode pelatihan yang dilakukan secara reguler.
Pelatihan Boarding, di mana untuk pelatihan ini, peserta diinapkan.
"Pelatihan ini dilakukan dilokasi (BPVP), artinya kita menjemput bola, "jelasnya.
Jemput bola dimaksud, pelatihan bisa dilakukan diluar BPVP Ternate.
Seperti desa-desa, kantor camat, lembaga yayasan maupun pemasyarakatan atau tempat pelatihannya.
"Pelatihan tersebut secara geratis, yang dibiayai dari APBN Kementerian Ketenagakerjaan melalui BPVP Ternate, "ungkapnya.
Di tahun ini, BPVP Ternate menargetkan sebanyak 3.208 orang, yang bisa mengikuti pelatihan untuk semua jurusan.
"Saya sampaikan, ada dua tempat pelatihan yang bisa diikuti peserta."
"Pertama di Kota Ternate dan kedua Desa Ampera, Kota Sofifi. Yang lokasinya sementara dibangun sebesar 5 hektar, "imbuhnya.
Selain itu ia mengatakan, ada tiga kejuruan proditas yang menjadi andalan.
Yakni kejuruan alat berat, kemudian kejuruan prosesi, dan kejuruan welding.
"Nanti BLK Sofifi mampu menjawab kebutuhan tenagakerja, yang berada di pertambangan, "imbuhnya.
PBVP Ternate juga melakukan beberapa kerjasama, diantaranya dengan PT IWIP.
Dan juga menjajaki kerjasama dengan PT Wanatiara Persada, PT Harita dan PT NHM.
"Hal tersebut untuk mengembangkan SDM yang ada di Maluku Utara, khusunya sektor pertambangan, "katanya.
Seusia mengikuti pelatihan, peserta harus mengikuti ujian kompeten oleh LSP.
"Peserta dianggap mampu mengembangkan diri dan bekerja di perusahaan, sesuai dengan bidang keahlian yang dimiliki dari sertifikasi kompoten itu, " ujarnya.
Disisi lain, BPVP Ternate juga mempunyai LSB P2 dengan Link fertikal, ke Badan Nasional sertifikasi Provinsi uji kompetensi.
"Sertifikat kompeten yang diberikan ke peserta, merupakan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikat Provinsi."
"Yang berlaku secara nasional, dan internasional karena apa?Ada lambang garudanya, "tuturnya.
Untuk target peserta pelatihan di tahun ini, BPVP Ternate menargetkan sebanyak 3.208 orang.
"Kapasitas kita apabila full pelatihan itu, mungkin sekitar 6.000 orang dalam setahun bisa dilatihkan, "ujarnya.
Meski demikian, kuota peserta pelatihan disesuaikan dengan anggaran dari pemerintah pusat.
"Mungkin keterbatasan anggaran, sehingga pelatihan ini sesuai permintaan pemerintah pusat."
"Tetapi ada beberapa cara yang kita mau, ada pelatihan kerjasama, yang artinya anggaran dari perusahaan."
Baca juga: Penjabat Bupati Morotai Ikut Rakor di Kemendagri, Sekembali akan Dikonsolidasikan ke Seluruh OPD
"Kemudian kami melakukan pelatihan, yaitu dengan dana CSR, "pungkasnya.
Seraya menambahkan, BPVP Ternate juga melakukan kerjasama dengan SMK-SMK.
Kemenkumham, dan beberapa perusahaan dan instansi lainnya, di Maluku Utara. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/kepala-bpvp-ternate-abdul-azis.jpg)