Haji 2022

Faktor Usia, Petani Wanita Paruh Baya asal Halmahera Utara Gagal Berhaji Tahun Ini

Gegara aturan pembatasan usia CJH oleh Pemerintah Arab Saudi, Murni Karno gagal berhaji tahun ini.

Penulis: Arafik Hamid | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Arafik Hamid
HAJI: Murni Karno, wanita paruh baya yang berprofesi sebagai petani itu mengaku pasrah karena belum bisa berhaji tahun ini karena peraturan pembatasan usia yang dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi, Sabtu (25/6/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Murni Karno (68), wanita paruh baya asal Kecamatan Galela Barat, Halmahera Utara, Maluku Utara terpaksa harus bersabar karena gagal berhaji tahun ini.

Karena pembatasan usia menjadi aturan baru, dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini yaitu maksimal 65 tahun.

Kepada TribunTernate.com, Murni Karno yang kesehariannya bekerja sebagai petani ini, mengaku pasrah menerima kabar pembatalan ibadah hajinya.

"Mendengar kabar saya berangkat, saya hanya pasrah, karena pembatasan usia haji tahun ini, berlaku diseluruh Indonesia, "tuturnya, Sabtu (25/6/2022).

Baca juga: Hari Ini 389 Calon Jamaah Haji asal Maluku Utara Sudah di Makassar, Disusul 102 Keesokan Harinya

Murni Karno dan 52 CJH lainnya, kini hanya bisa menanti jadwal ulang keberangkatan.

Wanita yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini, telah menunggu selama 9 tahun untuk dapat mewujudkan keinginannya, menyempurnakan rukun iman yang ke 5 itu.

Murni mengaku mendaftar sebagai CJH sejak 2013 lalu, dengan ONH sebesar Rp 25 juta, kini tabungan murni sudah mencapai Rp 50 juta.

Begitu namanya keluar sebagai CJH tahun 2020, ia dan keluargapun sontak sibuk mempersiapkan segala sesuatu terkait keberangkatan.

Sayang seribu sayang, keinginannya harus tertunda selama dua tahun karena peniadaan keberangkatan ke tanah suci, akibat pandemi covid-19.

"Setelah tong (saya) gagal berangkat, saya setiap tahun mengikuti informasi lewat Televisi," ucapnya.

Keinginan menunaikan ibadah haji ke tanah suci begitu menggebu. Dirinya begitu bahagia mendengar ibadah haji kembali dibuka tahun ini.

Namun kebahagiaan itu ternyata tidak berlangsung lama. Karena adanya pembatasan usia bagi CJH.

Kini dirinya dengan sabar menunggu kabar baik, agar dapat berangkat pada musim haji 2023 nanti.

"Sudah dua tahun torang (saya) menunggu, sekarang inginnya cepat-cepat 2023 tiba."

Baca juga: Lepas Calon Jamaah Haji, Bupati Halmahera Barat: Semoga Menjadi Haji Mabrur, Amin

"Supaya torang yang lewat batas usia bisa ikut menunaikan ibadah haji, "harapnya sambil mengusap air matanya dengan kerudung berwarna hijau.

Meski bersedih karena keinginannya belum terwujud setelah menanti selama 2 tahun lamanya, ia tidak kecewa. Karena keluarga tercinta selalu memberi ia dukungan dan doa.

"Ya tahun ini saya tidak ikut, tapi keluarga dan anak-anak saya, terus memberikan saya doa, dan dukungan serta meminta untuk tetap bersabar, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved