Sabtu, 11 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kasus Penembakan Brigadir J di Rumah Irjen Ferdy Sambo, 3 Kali Jokowi Berkomentar: Harus Transparan

Hampir dua pekan berlalu, Jokowi terhitung telah tiga kali melontarkan komentar mengenai insiden polisi tembak polisi tersebut.

Kolase TribunJambi.com/TribunSumsel.com
Brigadir J tewas ditembak rekannya. Baku tembak terjadi antara Brigadir J dan Bharada E di rumah Irjen Ferdy Sambo, Jumat (8/7/2022). Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaruh perhatian khusus terhadap kasus penembakan sesama anggota polisi yang terjadi di rumah dinas Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Irjen Ferdy Sambo.  

TRIBUNTERNATE.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaruh perhatian khusus terhadap kasus penembakan sesama anggota polisi yang terjadi di rumah dinas Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Irjen Ferdy Sambo

Diketahui, insiden polisi tembak polisi antara Bharada E dan Brigadir J terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo di kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran Mas, Jakarta Selatan.

Kasus ini terjadi pada Jumat (8/7/2022) lalu, sekitar pukul 17.00 WIB.

Dalam kasus tersebut, Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J tewas setelah terjadi baku tembak dengan Bharada E. 

Kejadian penembakan dipicu akibat pelecehan yang dilakukan Brigadir J kepada istri Irjen Ferdy Sambo, yakni Putri Candrawathi.

Brigadir J diduga melecehkan istri Irjen Ferdy Sambo di dalam kamar dengan menodongkan senjata ke kepalanya.

Diketahui, Brigadir J dan Bharada E merupakan pengawal Irjen Ferdy Sambo

Kematian Brigadir J dalam insiden penembakan tersebut juga dinilai penuh kejanggalan.

Adapun pasca-kasus penembakan, Irjen Ferdy Sambo telah dinonaktifkan dari jabatan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) per Senin (18/7/2022). 

Hampir dua pekan berlalu, Jokowi terhitung telah tiga kali melontarkan komentar mengenai insiden polisi tembak polisi tersebut.

Pertama, saat berada di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Subang, Jawa Barat, Selasa (12/7/2022) lalu, Jokowi menanggapi kasus ini.

Saat itu, Jokowi mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar mengusut kasus penembakan yang menyebabkan satu anggota polisi tewas tersebut.

“Proses hukum harus dilakukan,” kata Jokowi.

Kedua, saat Jokowi bertemu dengan pimpinan redaksi media nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/7/2022).

Jokowi meminta, kasus itu dituntaskan dengan cara yang terbuka sehingga masyarakat tidak ragu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved