Lurah Kampung Pisang: Memang Ada Dua Murid SD Isap Lem Aibon, Tapi Bukan Warga Saya

Lurah Kampung Pisang membantah bahwa dua murid SD yang isap Lem Aibon bukanlah warganya, usai berkoordinasi dengan RT dan RW setempat.

Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Amri Bessy
BANTAH: Lurah Kelurahan Kampung Pisang, Juvenli mengaku bahwa dua murid SD yang dipergoki isap Lem Aibion dilingkungannya, bukannya warganya usai ia berkoordinasi dengan RT dan RW setempat, Senin (25/7/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Lurah Kelurahan Kampung Pisang, Juvenli, sebut dua murid SD yang dipergoki tengah asik, isap Lem Aibon bukanlah warganya.

"Setelah koordinasi dengan RT dan RW setempat, ternyata benar ada dua murid SD yang isap Lem Aibon, tapi perlu saya garis bawahi, itu bukan warga kami, "tegasnya, Senin (25 Juli 2022).

Menurutnya, hal seperti itu perlu diberikan pembinaan serta didikan dari guru dan orang tua murid. Penting untuk kita sama-sama meberikan pemahaman, sehingga tidak merusak masa depan.

Baca juga: BPVP Ternate Gelar Pembinaan Fisik, Mental dan Disiplin Tahap VI

Baca juga: Serahkan SK ke 223 CASN dan PPPK, Wali Kota Tidore: Silahkan Mengabdi pada Instansi Masing-masing

"Usia mereka terlalu dini, untuk mengonsumsi Lem Aibon, sangat berpegaruh pada kesehatan dan merusak masa depan, "ujarnya.

Sembari menyatakan, tidak harus hal itu terjadi kepada murid SD, pertumbuhan anak-anak perlu dibekali bimbingan, dan pengetahuan dari orang tua.

"Dua murid ini berasal dari kelurahan lain, biasanya anak-anak kita disini (Kelurahan Kampung Pisang) saya kenal, dan sampai saat ini kita disini baru menemukan seperti itu, sebelumya ada tapi sudah beberapa tahun lalu, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved