Wisata Morotai
Wisata Morotai, 9 Destinasi Wisata Pulau Ini Punya Nilai Sejarah dan Paling Unik untuk Dikunjungi
9 destinasi wisata pulau ini wajib anda kunjungi saat bekunjung ke Pulau Morotai, Maluku Utara.
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
Itu berarti pengunjung bisa bertemu dengan masyarakat nelayan di Kolorai. berkomunikasi dengan nelayan setempat merupakan pengalaman yang berharga.
Tak heran, ada beberapa makanan lokal yang berdiri di dekat pantai. Menu yang paling terkenal pasti seafood. Pulau Kolorai terletak di dekat Pulau Dodola yang juga menawarkan pantai pasir putih yang indah.
Daya tarik berikutnya adalah olahraga air. Karena Pulau Kolorai memiliki beberapa pantai yang indah, sangat cocok untuk menyelam dan snorkeling.
Ada beberapa tempat menyelam yang direkomendasikan di dekatnya. Pulau Kolorai terletak di bagian selatan Daruba. Itu berarti wisatawan bisa sampai di pulau ini dari pelabuhan Daruba. Perjalanan laut memakan waktu kurang lebih 30 menit. Unit transportasi terbaik adalah speed boat.
Biayanya bervariasi dan tergantung musimnya. Pulau Kolorai memiliki topografi sederhana. Pantai-pantai ditutupi oleh pasir putih dan tanahnya dikelilingi pepohonan. Waktu terbaik untuk mengunjungi Kolorai adalah selama musim panas
6. Destinasi wisata pulau Kokoya.

Pulau Kokoya memiliki alam laut yang indah, wisatawan akan menikmati pengalaman snorkeling yang tak terlupakan di sini.
Ada terumbu karang yang luas serta arus air yang juga bagus. Wisatawan dapat melihat banyak jenis ikan dan spesies kehidupan laut lainnya. Di Kokoya, ada spesies yang terkenal, yaitu Dugong.
Itu berarti wisatawan bisa menyaksikan makhluk cantik ini saat snorkeling.
Disuguhkan pemandangan yang sangat menarik dan mengesankan. Tidak hanya pulau yang indah, tapi juga menawarkan pemandangan bawah air yang indah.
7.

Jika kita menyebut nama Galo-Galo, maka yang terbayang dalam benak kita adalah ikan asin. Galo-Galo memang sangat terkenal dengan ikan asinnya bahkan sampai ke pelosok Indonesia.
Sebuah pulau kecil yang sekaligus disebut "desa" ini
letaknya dikelilingi oleh lautan dan berada di antara
beberapa pulau kecil di Kabupaten Pulau Morotai, Tanahnya pun berupa pasir halus putih yang terhampar di seluruh bagian pulau membuat masyarakat tidak bisa bercocok tanam sehingga mata pencaharian penduduk setempat adalah nelayan.
Hasil laut yang terdapat di pulau ini sangat banyak dan beragam; biasanya pada saat bulan terang dan keadaan air sedang pasang yaitu sekitar jam dua tengah malam, banyak penduduk yang keluar rumah untuk mencari udang, teripang, kerang, ataupun ikan yang tersangkut di bebatuan karena air surut.
Tidak banyak yang dapat dilakukan penduduk desa ini dari hasil tangkapan mereka selain membuat ikan asin. Oleh sebab itu, ikan asin dari desa ini memang sangat terkenal.