Viral Media Sosial
Fakta Paspampres Pukul Sopir Truk di Solo: Sempat Viral, Sudah Minta Maaf, Gibran Rakabuming Geram
Gibran Rakabuming Raka sempat menarik masker yang dipakai Hari Misbah saat akan menyampaikan keterangan di Gedung Balai Kota Solo.
Gibran juga mengaku tidak terima ada warga Kota Bengawan yang diperlakukan kasar, apalagi kejadian tersebut terjadi di Kota Solo.
Bahkan, anggota Paspampres juga sedang tidak dalam melakukan tugas atau mengawal.
"Kalau saya nggak terima warga digituin, dia nggak salah kok. Paspampres juga dalam posisi tidak mengawal siapa-siapa," ungkapnya.
Gibran menegaskan semua laporan yang masuk selalu direspon.
"Semua laporan warga saya terima. Kebetulan di post di Twitter txtdrberseragam dan viral," pungkas dia.
Di sisi lain, Gibran mengaku tak tahu menahu perihal sosok siapa yang dikawal sehari-hari oleh anggota Paspampres yang melakukan pemukulan itu.
"(Mengawal siapa) Lha embuh, tim advance (pendahulu)," jelas Gibran.
Tarik Masker hingga Copot
Selain itu, Gibran Rakabuming Raka sempat menarik masker yang dipakai Hari Misbah saat akan menyampaikan keterangan di Gedung Balai Kota Solo.
Ini merupakan bentuk kekesalannya atas sikap Hari Misbah.
Hari awalnya masih mengenakan masker saat hendak memberikan keterangan kepada awak media.
Tetapi, tiba-tiba Gibran dari belakang menghampirinya, dan langsung menarik masker putih tersebut dengan maksud mencopotnya.
Tali masker yang ditarik sampai putus hingga terjatuh akibat kencangnya tarikan Gibran.
Aksi Gibran itu didasari niat menunjukkan sosok anggota Paspampres yang melakukan pemukulan itu kepada publik.
Usai melepas masker Hari, Gibran berdiri di belakang dengan kedua tangannya bersedekap di depan dada.
Selama Hari meminta maaf dan memberikan keterangan kepada awak media, Gibran terus dalam posisi tersebut seraya melihat Hari dari belakang.
Meski tak terima ada warganya yang diperlakukan kasar, Gibran menyebut sanksi yang bakal diberikan kepada Hari merupakan kewenangan dari Komandan Paspampres.
"Kalau saya nggak terima warga digituin. Tugasku ngelindungi warga, urusannya Paspampres dengan komandan," tegasnya.
"Tidak ada harapan. Itu sanksi urusan komandan, tanggung jawab saya melindungi warga yang dipukul," tambah Gibran.
Artikel ini merupakan olahan dari 2 artikel di laman Tribunnews.com:
Penyebab Gibran Ngamuk Tarik Masker Paspampres Sampai Putus: Saya Ndak Terima Warga Saya Digituin
Viral Anggota Paspampres Pukul Sopir Truk di Solo, Hari Misbah Minta Maaf hingga Gibran Akui Malu