Rawan Pengeboman Ikan di Perairan Joronga Halmahera Selatan, Ditpolairud dan TNI AL Diminta Awasi

Maraknya mencari ikan pakai bahan peledak itu diminta agar diawasi Dipolairud dan TNI Angkatan Laut.

Penulis: Randi Basri | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/Randi Basri
Suasana warga di perairan Joronga Kabupaten Halmahera Selatan saat melakukan aktivitas tangkap ikan dengan bahan peledak. 

TRIBUNTERNATE.COM- Rawan pengeboman ikan di Perairan Joronga, Kabupaten Halmahera Selatan.

Maraknya mencari ikan pakai bahan peledak itu diminta agar diawasi Dipolairud dan TNI Angkatan Laut.

Itu disampaikan Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kukupang (IPPMAKU), Kecamatan Kepulauan Joronga, Kabupaten Halmahera Selatan, Amirudin Irsad.

Dia mengatakan, Ditpolairud dan TNI AL harus intens mengawasi oknum tertentu yang kerab menggunakan bahan peledak di laut atau destruktif fishing.

Jika ditemukan maka langsung ditindak tegas karena ini jelas merusak masa depan laut.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Halmahera Selatan Hari Ini Jumat, 26 Agustus 2022: Berawan hingga Cerah Berawan

Baca juga: Basarnas Evakuasi Puluhan Penumpang KMP Difa Jaya Diperairan Halmahera Selatan

"Saya katakan ini karena fakta dilapangan seperti itu terutama di perairan pulau Joronga,"kata Amirudin Irsad, Jumat (26/8/2022).

Bulan lalu ada beberapa orang bom  ikan depan kampung.

Mereka sempat ditegur tapi tak dihiaraukan.

“Sudah kami  tegur baik baik tapi mereka terkesan masa bodoh,"keluhnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved