Piala Dunia Qatar 2022
Tuan Rumah Piala Dunia Qatar Coret Israel, Warganya yang Mau Nonton Wajib Beli Tiket Asal Palestina
Warga Israel yang ingin memesan tiket untuk menonton laga 2022 FIFA World Cup harus memilih "Palestina" dalam daftar sebagai nama wilayah mereka.
TRIBUNTERNATE.COM - Sikap tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar, mengenai isu Palestina vs Israel tengah menjadi sorotan.
Situs resmi untuk pemesanan tiket pertandingan dan hospitality Piala Dunia Qatar 2022 mencantumkan Palestina dalam daftar negara, bukan Israel.
Tentu ini menjadi prasyarat bagi warga Israel yang ingin memesan tiket ke Doha untuk menonton laga 2022 FIFA World Cup.
Sebab, mereka harus memilih Palestina sebagai nama wilayah mereka, bukan Israel.
Dikutip dari laman arabnews.com, Winterhill Hospitality merupakan agen penjualan eksklusif di bidang hospitality atau akomodasi untuk pertandingan Piala Dunia 2022 Qatar di wilayah Asia dan Oseania untuk program resminya.
Kantor berita Palestina WAFA mengatakan, sebelumnya daftar itu mencantumkan istilah "Palestine Territory, Occupied" atau "Wilayah Palestina, (yang) Diduduki" hingga akhirnya diubah menjadi cukup "Palestina."
Penggemar sepak bola Arab pun ramai-ramai memuji langkah pencantuman Palestina dari sebutan 'wilayah' menjadi 'negara' itu di media sosial.
Baca juga: Trio Mega Bintang PSG: Neymar, Mbappe, Messi Jadi 3 Besar Top Players Liga 1 Perancis 2022-2023
Baca juga: Hasil Drawing Liga Champions 2022-2023: Perpanjang Rivalitas, FC Barcelona Bertemu Bayern Munich
Baca juga: Borussia Dortmund Bakal Datang ke Indonesia saat Piala Dunia 2022, Die Borussen Siap Hadapi Persija?

Menurut para fans bola Arab, pengubahan sebutan itu digambarkan sebagai “langkah berani dan benar” untuk mengakui Palestina sebagai negara dalam daftar, bukan Israel.
Isu ini pertama kali diangkat oleh media Israel pada Rabu (24/8/2022), karena Israel juga tidak terdaftar di bagian Eropa.
“Terima kasih kepada Qatar karena mencoret nama Israel dari daftar negara-negara Piala Dunia. Salut untuk Pemerintah Qatar,” tulis salah satu warganet dalam cuitan di media sosial Twitter.
Penggemar sepak bola Lebanon Ali Halawi mengatakan, dirinya senang melihat negara Arab mendukung Palestina.
Baca juga: Jadwal Liga Inggris Pekan Keempat: Dibuka dengan Laga Southampton vs Manchester United
Baca juga: Jadwal Liga 1 Perancis Pekan Keempat: Laga Kandang PSG Kontra AS Monaco
“Qatar telah memutuskan untuk tidak mengakui eksistensi Israel dan tidak memberi mereka hak untuk bergabung dengan acara yang berbahasa Arab, seperti ketika ada event asing yang digelar dan penyelenggara berhak memutuskan untuk tidak mengizinkan siapa pun yang tidak mereka kehendaki untuk hadir,” katanya kepada Arab News.
Halawi mengatakan wacana tidak melibatkan politik dalam olahraga hanyalah mitos yang kini telah runtuh, terutama karena FIFA dan UEFA mengizinkan tim, klub, dan penggemar olahraga untuk menunjukkan solidaritas dengan Ukraina dalam perangnya dengan Rusia.
“Badan sepak bola internasional harus melakukan hal yang sama [terhadap konflik Israel vs Palestina], karena Rusia dianggap sebagai agresor dan penjajah, begitu juga Israel," pungkas Halawi.
Namun, Ali Ebrahim dari Irak mengatakan penyebutan Palestina sebagai negara tidak jadi masalah baginya sebagai penggemar sepak bola, karena tidak ada tim yang lolos ke turnamen tersebut.