Minggu, 3 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Wisata Morotai

Butuh Dukungan, Janji Kementan RI untuk Pengembangan Kelapa Bido Morotai

Kementan RI berjanji akan melakukan pengembangan kelapa bido milik Pulau Morotai, Maluku Utara.

Tayang:
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Fizri Nurdin
PROGRAM: Kementan RI akan melakukan pengembangan untuk kelapa bido, untuk itu dukungan dari Pemprov Maluku Utara dan Pemkab Pulau Morotai sangat diharapkan, Senin (29/8/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Tim Penilaian Blok Penghasil Tinggi (BPT) Kementan RI, Muhammad Subhi mengatakan, pihaknya akan berkomitmen dan mendukung, pengembangan Kelapa Bido di Pulau Morotai, Maluku Utara.

"Insya Allah, kami akan mendukung pengembangan Kelapa Bido, di Pulau Morotai, "katanya, Senin (29/8/2022).

Meski dukungan pengembangan Kelapa Bido, membutuhkan anggaran yang besar, sehingga dukungan juga harus datang, dari Pemprov Maluku Utara maupun Pemkab Pulau Morotai.

"Makanya kami juga mohon ada dukungan APBD 1 atau 2, dari Pemprov Maluku Utara dan Pemkab Pulau Morotai, untuk mendapingi fasilitas APBN tadi, "ungkapnya.

Baca juga: Peneliti Menyebut Kelapa Bido Adalah Penunjang Destinasi Wisata di Morotai

Sementara Kepala Dinas Pertanian Pulau Morotai, Anwar Husen mengatakan, dukungan terkait pembiayaan pengembangan kelapa bido, butuh sumbangsi dari Pemprov Maluku Utara dan Pemkab Pulau Morotai.

Kelapa bido morotai
Kelapa bido morotai (TribunTernate.com/Fizri Nurdin)

"Insya Allah tahun depan, selain kita didukung operasional APBD Kabupaten, tahun depan juga didukung pengembangannya, khususnya pelepasan pengembangan kelapa dalam, yang ada di Morotai lewat penganggaran APBD Maluku Utara, kurang lebih 100 hektar."

Baca juga: Trayek Angkutan di Daratan Oba Kota Tidore Bakal Ditertibkan

"Jadi terbatasnya pembiayaan pengembangan kelapa di tingkat nasional, khususnya dana APBN, dari Dinas Pertanian Pulau Morotai, kita membantu dengan kegiatan operasionalnya,"ujarnya.

Sementara untuk pengembangan lanjutnya kelapa bido, dikembangkan melalui APBD 1 Provinsi Maluku Utara sebanyak kurang lebih 200 hektar.

"Jadi kalau APBN tahun 2023 itu pengembangan melalui dana APBN 100 hektar, pembiayaan melalui APBD 1 Provinsi Maluku Utara 100 hektar, jadi totalnya 200 hektar tahun 2023. "pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved