Terancam Tak Punya Pendapatan, Pedagang di Payahe Tidore Tolak Pembangunan Indomaret
Kedatangan Para pedagang ini dengan maksud menyampaikan penolakan mereka atas kehadiran Indomaret di Kelurahan Payahe Kecamatan Oba.
Penulis: Faisal Amin | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM- Perwakilan Pedagang Kelurahan Payahe, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Selasa (30/8/2022) mendatangi kantor walikota Tidore Kepulauan.
Kedatangan Para pedagang ini dengan maksud menyampaikan penolakan mereka atas kehadiran Indomaret di Kelurahan Payahe Kecamatan Oba.
Menurut mereka, hadirnya Swalayan Indomaret di Kelurahan Payahe akan mengancam pendapatan mereka.
"Kehadiran Indomaret di Payahe ini mengancam pendapatan kami para pedagang kecil,"keluh Ir salah seorang perwakilan pedagang setelah menemui Wakil Wali Kota Tidore Muhammad Sinen di Kantor Wali Kota, Selasa (30/8/2022).
Ir menuturkan, Payahe merupakan wilayah di Kecamatan Oba yang perputaran ekonominya tidak seperti di sofifi maupun di Weda Halmahera Tengah.
Sebab Jumlah penduduk dan daya beli masyarakat Payahe tidak seperti di Kota Kota lain.
"Yang sudah Kota seperti di Tidore saja menolak, apalagi torang di Payahe. Ini akan berdampak sekali di pedagang seperti torang (kami),"tambahnya.
Baca juga: Armada Angkut Sampah di Tidore Masih Kurang untuk Layani 46 Ton Sampah dalam Sehari
Saat ini bangunan Indomaret di Kelurahan Payahe sudah hampir rampung.
Tetapi belum memiliki ijin, baik itu usaha maupun ijin mendirikan bangunan.
"Dan tadi tong baru tau kalau dorang (Indomaret) masuk di Payahe balom ada ijin, "sambung Ir.
Bangunan Gerai Indomaret di Payahe dibangun berlokasi di RT 008/RW 009.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP Kota Tidore Kepulauan Yunus Elake, saat menanggapi hal ini mengatakan, belum tahu adanya pembangunan Indomaret Payahe Kecamatan Oba.
" Memang izinnya belum ada tapi sudah dibangun,"herannya.
Baca juga: Puncak Kie Matubu Destinasi Wisata Tidore Suguhkan Separuh Keindahan Maluku Utara
Yunus Elake mengatakan, izin usaha yang dikeluarkan untuk Indomaret hanya 4 gerai, dan itu di wilayah kecamatan Oba Utara.
Dari informasi itu, warga Payahe DPMPTSP Kota Tidore langsung Turun ke lapangan.
"Yang diberikan izin hanya di Sofifi saja. Itupunj cuman 4 gerai,"cetusnya. (*)