Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Wagub Jabar Sebut Poligami Cegah HIV, Ridwan Kamil Tak Setuju, Menag: Tak Ada di Perspektif Islam

Pernyataan kontroversial Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum soal poligami untuk mencegah tertularnya HIV/AIDS menjadi sorotan.

pexels.com
ILUSTRASI HIV/AIDS. Pernyataan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang menyebutkan, solusi untuk menekan angka penyebaran penyakit HIV/AIDS adalah dengan menikah dan berpoligami, panen kritik hingga hujatan. 

Ia menyebut jumlah tersebut merupakan akumulasi data dari tahun 1997-2021 dan bukanlah perhitungan selama setahun.

Baca juga: Ridwan Kamil Rampung Haji Badal untuk Eril, Atalia Praratya: Semoga Jadi Pemberat Amal Kebaikan Eril

Baca juga: Insiden Tewasnya 2 Bobotoh, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Stadion GBLA Identik dengan Kematian

Baca juga: Ridwan Kamil Beri Pesan Menohok pada Baim Wong soal Citayam Fashion Week: Tak Semua Harus Komersial

Kemudian Ridwan Kamil juga memaparkan program Pemprov Jabar dalam penanganan kasus penularan HIV/AIDS di Provinsi Jawa Barat yaitu:

1. Melakukan skrining dini tes HIV pada populasi kunci, ibu hamil pasien TB, warga binaan permasyarakatan (WBP) di layanan maupun secara mobile.

2. Melakukan perluasan layanan dan konseling tes HIV

3. Melakukan peningkatan kapasitas petugas Puskesmas dalam pengembangan layanan test and treat

4. Melakukan evaluasi triple eliminasi dengan sasaran ibu hamil yang di tes HIV, sifilis, dan hepatitis untuk eliminasi pada bayi lahir dari ibu positif HIV, sifilis, dan hepatitis

5. Melakukan pemantauan desentralisasi obat ARV di 27 kabupaten/kota

6. Melakukan pemeriksaan Viraload bagi ODHA untuk melihat evaluasi penggunaan ARV pada ODHA

7. Melakukan pertemuan terkait kolaborasi TB HIV

8. Melakukan kegiatan pemetaan populasi kunci untuk mendapatkan gambaran estimasi populasi kunci

Pernyataan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang menyebutkan, solusi untuk menekan angka penyebaran penyakit HIV/AIDS adalah dengan menikah dan berpoligami, panen kritik hingga hujatan.

Pernyataan itu disampaikan Uu untuk menanggapi data dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) bahwa dari 5.943 kasus positif HIV di Bandung, Jabar, selama periode 1991-2021, 11 persennya adalah ibu rumah rangga (IRT).

Menurut Uu, pernyataannya tersebut adalah menunjukan sudut pandang dari dirinya.

"Ya itu kan bagaimana sudut pandang, dunia bisa hijau pakai kacamata hijau. Dunia Bisa kuning kalau pakai kacamata kuning," ujar Uu kepada wartawan di Gedung Serba Guna Al Muhajirien, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (31/8/2022).

Uu mengatakan penafsiran yang ada tentang sebuah fenomena muncul dari pandang masing-masing orang.

"Dari sudut mana kita pandang itulah penafsiran yang ada," kata Uu.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ridwan Kamil Tak Setuju Usul Uu soal Poligami Jadi Solusi Tekan HIV/AIDS

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menteri Agama Tegaskan Tak Ada Perspektif dalam Islam Sebut Poligami Bisa Cegah HIV/AIDS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved