Senin, 4 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Liverpool Kini Kepayahan, Jurgen Klopp akan Benar-benar Menyesal Melepas Sadio Mane

Pasca-kepergian Sadio Mane, The Reds mengalami kesulitan meskipun ada Darwin Nunez yang baru saja didatangkan belum lama ini.

Tayang:
Instagram/sadiomaneofficiel
Pemain sepakbola asal Senegal, Sadio Mane. Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, dinilai akan menyesali keputusannya menjual Sadio Mane ketika kompetisi Premier League musim ini berakhir. 

Namun mantan striker Liverpool, Peter Crouch, merasa Sadio Mane seharusnya tidak pergi meninggalkan The Reds.

“Sering kali Sadio Mane tampil lebih baik di pertandingan-pertandingan [seperti] ini, di mana persaingannya ketat sekaligus terhimpit, dan Liverpool jelas kehilangan dia,” katanya di BT Sport, dikutip dari TeamTalk.

Meski begitu, Peter Crouch juga yakin Darwin Nunez akan memberikan performa yang bagus.

“Menengok ke belakang adalah hal yang luar biasa, Nunez akan tampil baik, saya yakin,” tambah Peter Crouch.

Ketiadaan Sadio Mane Dinilai Mengkhawatirkan

Liverpool telah kehilangan poin ketika melawan Fulham dan Crystal Palace.

Padahal, dua tim itu diharapkan Jurgen Klopp berhasil dikalahkan oleh Liverpool.

Sementara, laga kontra Everton memang selalu bisa menghasilkan hasil yang tidak terduga, tetapi ahli taktik asal Jerman itu jelas kecewa hanya dengan satu poin yang diraih Liverpool.

Liverpool terlihat kepayahan dan terlalu memaksakan diri di sepertiga akhir pertandingan lawan Everton.

Mantan megabintang Manchester United, Rio Ferdinand, pun setuju dengan Peter Crouch tentang alasan utama mengapa Liverpool saat ini terseok-seok.

Baca juga: Liga Jerman: Bayern Munich Ditahan Imbang 1-1 Union Berlin, Peringkat The Bavarians Turun

Baca juga: Taat Agama, Sadio Mane dan Noussair Mazraoui Tak Angkat Bir dalam Sesi Foto Tahunan Bayern Munich

Baca juga: Jujurnya Sadio Mane pada Wasit Soal Gol Haram di Laga Bayern Munich vs Bochum: Saya Menyadari Itu

"Itu poin yang bagus," katanya.

“Mereka melakukan penetrasi dari luar ke dalam untuk mendukung penyerang tengah. Itu adalah ancaman besar yang belum pernah mereka dapat, atau bola tidak dimainkan, atau mereka tidak berlari sebanyak lawannya?"

"Ada beberapa hal yang harus diselesaikan, tetapi area lini tengah adalah area kritis," papar Rio.

Pertandingan berikutnya bagi Liverpool adalah melawan Wolves pada Sabtu (10/9/2022) pekan depan.

The Reds akan berada di bawah tekanan untuk menunjukkan performa di depan penonton tuan rumah yang menanti.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved