Liga Champions
Liga Champions: 5 Faktor Bayern Munich Bisa Menang atas Inter Milan, Salah Satunya Sadio Mane
Ada beberapa faktor yang membuat Bayern Munich bisa penuh percaya diri dalam menghadapi rivalnya, Inter Milan.
TRIBUNTERNATE.COM - Fase Grup Liga Champions atau UEFA Champions League musim 2022-2023 dimulai pada pekan ini, Selasa (6/9/2022) hingga Kamis (8/9/2022).
Salah satu laga dalam Matchday 1 Liga Champions mempertemukan Bayern Munich dan Inter Milan.
Bayern Munich akan melakoni laga kontra Inter Milan dalam Fase Grup C Liga Champions pada Rabu (7/9/2022) malam waktu setempat atau Kamis (8/9/2022) dini hari pukul 02.00 WIB.
Pertandingan Bayern Munich vs Inter Milan digelar di Stadion San Siro, markas Inter Milan sendiri.
Sementara, tim Bayern Munich dijadwalkan berangkat ke Italia Selasa (6/9/2022).
Dalam laga ini, sang raksasa Jerman disebut-sebut sekaligus diprediksi akan menang atas Internazionale.
Ada beberapa faktor yang membuat Bayern Munich bisa penuh percaya diri dalam menghadapi rivalnya, Inter Milan.
Salah satunya adalah sang pemain baru yang didatangkan pada jendela transfer musim panas 2022, Sadio Mane.
Berikut 5 faktor Bayern Munich dapat mengalahkan Inter Milan pada laga Fase Grup C Liga Champions 2022-2023, dikutip dari laman Bundesliga:

1) Sadio Mane sebagai penguat
Semenjak tiba di Allianz Arena, Sadio Mane telah beradaptasi dengan penuh semangat.
Ia telah mencetak gol dalam kemenangan Die Bayern atas RB Leipzig di Piala Super, selebrasi dengan para penggemar saat peluit akhir pertandingan saat membantai Eintracht Frankfurt di Bundesliga, dan mengukir sejumlah angka serius di minggu-minggu awal dirinya bergabung bersama FCB.
Setelah bergabung dengan Bayern Munich sejauh ini, Sadio Mane sudah bermain di 3 kompetisi berbeda dan mencetak gol di masing-masing kompetisi itu, yakni gol di Supercup, Bundesliga, dan DFB-Pokal.
Jelas hal itu membuat para penggemar mendukung Sadio Mane mencetak gol di penampilan Liga Champions pertamanya untuk Bayern Munich.
Sementara itu, penggemar Inter Milan kemungkinan merasa sedih karena tak ada pemain bintang mereka sendiri di musim panas.