Anak Dicabuli Ayah Kandung hingga Hamil, Keluarga Hentikan Proses Hukum gegara Korban Punya 8 Adik

Ayah kandung korban berinisial EK (40) melakukan pencabulan hingga korban hamil enam bulan di Manokwari tapi dilindungi keluarga.

Editor: Ifa Nabila
freepik.com/user18526052
Ilustrasi hamil. Ayah kandung seorang gadis berinisial EK (40) melakukan pencabulan hingga korban hamil enam bulan di Manokwari tapi dilindungi keluarga. 

TRIBUNTERNATE.COM - Nasib malang dialami seorang gadis remaja berumur 14 tahun di Manokwari, Papua.

Ayahnya yang seharusnya menjadi pelindung malah nekat mencabulinya.

Ayah kandung korban berinisial EK (40) melakukan pencabulan hingga korban hamil enam bulan.

Baca juga: Polisi di Bengkulu Cabuli Bocah Berkali-kali, Ibu Korban Sebut Sikap Anaknya Beda, Ternyata Depresi

Baca juga: Calon Pendeta Cabuli Belasan Gadis Muda di Alor, Jumlah Korban Bertambah Kini Jadi 14

Korban ditambah harus menerima kenyataan bahwa ia memiliki adik banyak.

Sehingga korban dan keluarga tidak mau jika pelaku sampai dipenjara.

Diketahui, korban bersama saksi melaporkan kasus ini kepolisian, kemudian pelaku ditahan di Polres Manokwari.

Namun proses penyidikan Polres Manokwari terhambat saat melakukan pemeriksaan karena korban dan ibunya enggan melanjutkan proses hukum.

Baca juga: Cinta Terlarang Polwan Bersuami dan 2 Polisi, Istri Bripka SA Cinlok dengan Ipda KR Lalu Bripka FT

Kanit PPA Polres Manokwari Ipda Devi Aryanti mengatakan, alasan korban memilih tidak melanjutkan proses hukum yaitu pertimbangan ekonomi dan memiliki delapan adik yang masih kecil.

"Kemarin kan kita ada kendala, korban dan saksi kan lari. Korban tidak mau bapaknya diproses (hukum), karena mempertimbangkan adik-adiknya ada sekitar delapan orang," kata Kanit PPA Polres Manokwari, Kamis (15/9/2022).

Ibu dan korban khawatir jika pelaku masuk penjara tidak ada yang membiayai hidup mereka sehari-hari.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved