Liga Champions

Risiko Chelsea Ganti Thomas Tuchel ke Graham Potter di Champions, Mudah Dibantai Guardiola dan Klopp

Keputusan pemilik baru Chelsea, Todd Boehly, mengganti pelatih Thomas Tuchel dengan Graham Potter disebut berisiko bagi klub.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@chelseafc
Pelatih baru Chelsea, Graham Potter. Keputusan pemilik baru Chelsea, Todd Boehly, mengganti pelatih Thomas Tuchel dengan Graham Potter disebut berisiko bagi klub. 

TRIBUNTERNATE.COM - Keputusan pemilik baru Chelsea, Todd Boehly, mengganti pelatih Thomas Tuchel dengan Graham Potter disebut berisiko bagi klub.

Terutama di Liga Champions untuk bersaing dengan skuad berpelatih sekaliber Pep Guardiola dan Jurgen Klopp.

Sebenarnya, Todd Boehly sudah diperingatkan bahwa penggantian tak lama setelah jendela transfer ditutup itu akan berisiko besar.

Baca juga: Graham Potter Bikin Masalah dengan Raheem Sterling, Eks Chelsea: Buat Liga Champions Kok Coba-coba

Dikutip TribunTernate.com dari football.london, Graham Potter akan bersemangat untuk meraih kemenangan pertama di masa kepelatihannya saat menghadapi Crystal Palace Sabtu (1/10/2022) nanti.

Chelsea harus berjuang dalam laga yang digelar di Selhurst Park tersebut.

Baca juga: Romelu Lukaku Kesalahan Termahal Thomas Tuchel, Kini Malah Lebih Cocok dengan Graham Potter?

Kini, posisi Chelsea berada di urutan tujuh Liga Inggris dengan 10 poin dan tetap jauh dari empat besar.

Sedangkan rival besarnya, Tottenham Hotspur dan Arsenal menduduki peringkat ketiga dan pertama.

Jeda internasional akan memberikan waktu bagi mantan pelatih Brighton itu untuk menambah poin Chelsea di Liga Champions menjadi lebih banyak.

Namun, mantan bek Chelsea, Robert Huth yakin bahwa persaingan Graham Potter dengan Mikel Arteta, Antonio Conte, Pep Guardiola, dan Jurgen Klopp sudah berakhir.

Baca juga: Tak Semua Pemain Chelsea Kecewa Thomas Tuchel Dipecat, Eks Dortmund Antusias Sambut Graham Potter

Artinya, Chelsea sudah tak ada harapan mengalahkan skuad-skuad tersebut.

"Berapa kali kita melihat keputusan semacam ini dibuat, di mana seorang pelatih dipecat beberapa hari setelah jendela transfer ditutup?" ujar Huth kepada Ladbrokes.

"Chelsea seharusnya benar-benar dekat dengan empat besar, tapi saya memikirkan pelatih-pelatih lain yang skuadnya sudah ada di peringkat atas."

"Tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada Potter, misalnya seperti Pep, Klopp, Conte, dan Arteta, saya pikir mereka semua lebih unggul dalam hal pengalaman di tingkat ini," paparnya.

Huth sudah mewanti-wanti akan kemungkinan Chelsea tak meraih peringkat atas di Liga Champions.

Halaman
123
Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved