Liga Spanyol
Nyambi Jadi Pencari Bakat, Robert Lewandowski Minta Barcelona Incar Jakub Kiwior
Robert Lewandowski mengaku melihat bakat yang begitu besar dari seorang bek sebuah klub sepak bola di Italia.
Di laga yang berlangsung di Allianz Arena pada Selasa (13/9/2022) sore waktu setempat itu, FC Barcelona menelan kekalahan dengan skor 0-2 dari Bayern Munich.
Beberapa hari pascapertandingan, rupanya mantan mesin gol Bayern Munich, Robert Lewandowski, masih merasa kesal dengan kekalahan FC Barcelona.
Ia merasa, seharusnya klub barunya itu bisa memenangkan pertandingan atau setidaknya menahan imbang The Bavarians.
Hal ini disampaikan Robert Lewandowski kepada Przeglad Sportowy, sebagaimana dikutip Bavarian Football Works dari Barca Universal.
“Seharusnya kami bisa menang melawan Bayern, atau setidaknya seri. Pertandingan Bayern adalah pelajaran bagi kami,” kata Lewy, sapaan akrab Robert Lewandowski.
“Sebelum pertandingan, kami tidak menyangka bisa memaksakan gaya kami dan menciptakan banyak peluang. Pertandingan ini menunjukkan bahwa kami bisa melakukan itu dan menciptakan peluang di pertandingan yang sulit," jelasnya.
"Memang benar kami membuat kesalahan tetapi perlu saya ulangi, pertandingan ini menunjukkan bahwa kami dapat menawarkan banyak hal,” tambah pemain kelahiran Warsawa, Polandia, 21 Agustus 1988 itu.
Selain itu, Robert Lewandoswki juga merinci bagaimana rasanya bisa kembali dan bermain di depan para penggemar yang pernah memujanya di Bayern Munich.
Ternyata, menurut Robert Lewandowski, mereka tetap mengapresiasi permainannya..
“Tidak [saya tidak takut pada penonton], karena saya sudah menduga apa yang akan terjadi,” kata striker yang pernah menjadi pemain paling sukses sepanjang sejarah Bundesliga itu.
“Setelah saya menandatangani kontrak dengan Barcelona, saya pergi ke Munich dan bertemu dengan para penggemar Bayern dan melihat apa yang mereka katakan kepada saya dan bagaimana mereka berurusan dengan saya," tambahnya.
"Para penggemar Bayern sangat cerdas, mereka tahu bagaimana membedakan antara apa yang tertulis di media dan faktanya. Mereka tahu dan mengingat orang seperti apa saya, bagaimana saya bertindak, apa yang saya lakukan, apa yang saya katakan, dan lainnya,” ujar Lewy.
Kemudian, Robert Lewandowski juga mengungkapkan apa yang ia rasakan saat berlaga tandang di Allianz Arena.
Dengan jujur, ia mengaku merasa 'aneh.'
“Saya hanya berpikir itu cuma masuk stadion. Meskipun itu adalah perasaan yang aneh untuk pergi ke ruang ganti lain dan melakukan pemanasan di area lain. Semuanya berbeda, aneh, dan luar biasa,” kata Robert Lewandowski.
“Namun, itu juga merupakan tantangan besar bagi saya, yang kembali lagi, bagaimanapun juga. Tidak mungkin untuk menghentikan semua perasaan ini secara tiba-tiba. Itu bukan hanya pertandingan olahraga bagi saya, itu juga pertandingan emosional,” paparnya.
(TribunTernate.com/Qonitah/Rizki A.)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/kiwior-lewandowski-fhbsjkdl.jpg)