Liga Inggris
Graham Potter Dapat Bocoran Cara agar Bisa Bertahan di Chelsea: Para Pemain bagaikan Binatang
Skuad Chelsea yang baru saja mengenal Graham Potter bagaikan binatang yang bisa dengan jelas mendeteksi kelemahan pengganti Thomas Tuchel tersebut.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih baru Chelsea, Graham Potter, diberi bocoran cara agar bisa bertahan dengan jabatannya saat ini.
Para pemain yang baru saja mengenal Graham Potter bagaikan binatang yang bisa dengan jelas mendeteksi kelemahan pengganti Thomas Tuchel tersebut.
Pesan kewaspadaan untuk Graham Potter ini disampaikan oleh mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger.
Baca juga: Graham Potter Bikin Banyak Perubahan di Chelsea hingga Dihujat, Akhirnya Menang Lawan Crystal Palace
Arsene Wenger menegaskan bahwa Graham Potter hanya punya waktu tiga bulan untuk membuktikan bahwa dirinya mampu melatih Chelsea.
Diberitakan football.london, setelah Chelsea berhasil mengalahkan Crystal Palace dengan skor 2-1 pada Sabtu (1/10/2022), Arsene Wenger mewanti-wanti Graham Potter.
Baca juga: Graham Potter Diperingatkan Arsene Wenger setelah Chelsea Kalahkan Eagles: Anda Cuma Punya 3 Bulan
Menurut ikon Arsenal tersebut, yang terpenting untuk Potter saat ini adalah meraih kemenangan, yang mana baru saja ia capai.
Wenger menyebut, jika sudah menang, maka kekuatan Potter di mata anak asuhnya pun bertambah.
Wenger mengibaratkan skuad Chelsea kini bagaikan binatang yang tahu kelemahan Potter.
Maka dari itu, Potter harus bisa segera meyakinkan mereka dalam waktu tiga bulan.
Baca juga: Terbongkar Alasan Graham Potter Mau Latih Chelsea Gantikan Thomas Tuchel: Sadar Cobaan Lebih Berat
"Anda harus memenangkan pertandingan lebih dulu. Itu memberi Anda kekuatan dan daya dalam lingkup para pemain."
"Saya pikir para pemain itu pintar tapi mereka bagaikan binatang yang memandang kelemahan Anda, Anda harus bisa meyakinkan mereka bahwa Anda mampu membantu mereka untuk menang," ujar Wenger.
Tak hanya meyakinkan para pemain, Potter juga wajib meyakinkan orang-orang di lingkungannya.
Graham Potter Cuma Punya Waktu 3 Bulan
Dalam wawancara yang sama, Arsene Wenger menyebut, Graham Potter cuma punya waktu tiga bulan untuk meyakinkan orang-orang akan kemampuannya.
Menurut Wenger, tiga bulan pertama melatih adalah waktu yang sangat krusial.
Diketahui, Potter adalah pilihan pertama manajemen baru Chelsea di bawah Todd Boehly, setelah pemecatan Thomas Tuchel pada awal September 2022 lalu.
Baca juga: Graham Potter Tak Mau Dibanding-bandingkan dengan Thomas Tuchel di Chelsea: Saya Tidak Ada Hak
Kemenangan The Blues atas Eagles adalah kemenangan pertama bagi Potter selama hampir sebulan melatih Chelsea.
Sejak awal menjadi pelatih Arsenal pada 1996 lalu, Wenger memang masih muda dan belum terbukti kehebatannya dalam melatih.
Kini, Wenger percaya kepada mantan pelatih Brighton bahwa dirinya mampu melatih klub sebesar Chelsea.
Potter harus cepat membuat kesan baik pada skuadnya atau kalau tidak, ia bisa kehilangan dukungan dari lingkungan kerjanya.
"Berlawanan dengan apa yang orang pikir, Anda cuma punya waktu tiga bulan, bukan dua tahun, untuk meyakinkan orang-orang di sekitar Anda," ucap Wenger di beIN SPORTS.
"Tiga bulan pertama yang paling menentukan untuk menciptakan dan meningkatkan budaya kerja, setiap pertandingan di awal akan memberi Anda kekuatan dan energi untuk meyakinkan orang-orang."
"Itu sebabnya pertandingan yang akan datang dalam dua bulan ke depan sangatlah penting baginya," ungkap pelatih kelahiran Prancis ini.
Wenger terus menekankan bahwa pada masa awal kepelatihan, seorang pelatih memang harus kerja keras demi meyakinkan para pemain agar mereka bisa menang.
Pep Guardiola Kagumi Graham Potter
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, blak-blakan mengakui dirinya mengagumi sosok Graham Potter
Ternyata, Pep Guardiola sempat 45 menit mengobrol dengan Graham Potter.
Pep Guardiola menyatakan kekagumannya pada Graham Potter dan kepercayaannya bahwa pengganti Thomas Tuchel itu nantinya bisa melatih klub besar.
Dikutip TribunTernate.com dari dailymail.co.uk, ucapan Guardiola itulah yang juga memiliki andil menambah kepercayaan diri Potter.
Diketahui, Potter akan menjalani Liga Inggris pertama sebagai pelatih Chelsea saat melawan Crystal Palace di akhir pekan.
Dulunya, Potter mengawali karier sebagai pemain yang biasa-biasa saja di Inggris.
Kemudian ia menjadi pelatih klub Swedia, Ostersunds, yang membuatnya gagal meyakinkan klub-klub Inggris bahwa ia bisa sukses di sana.
Potter sempat melamar sebagai manajer di bekas klubnya, Stoke City, namun manajemen lebih memilih Gary Rowett.
Akhirnya, Swansea City mau mengambil risiko dan merekrut Potter sebagai pelatih.
Guardiola saat itu langsung melihat kualitas kepelatihan Potter yang cermat dan cerdas.
Bahkan, Guardiola mengungkapkan rasa kagumnya itu secara langsung setelah Manchester City mengalahkan Swansea City pada perempat final Piala FA 2019 dengan skor 3-2.
Guardiola mencari Potter lalu mengobrol selama 45 menit di kantor manajer di The Liberty Stadium.
Tak hanya menyampaikan kekaguman, Guardiola juga berbagi ilmu sebagai pelatih yang lebih senior.
Bahkan setelah Potter menjadi pelatih Brighton dan kemudian menghadapi City, Guardiola menyempatkan untuk mengobrol.
Di depan publik, Guardiola tak segan-segan memuji Potter.
"Saya penggemar berat Graham Potter. Sejak pertama kali di Swansea, itu merupakan suatu kegembiraan bisa menganalisis timnya, namun juga menjadi perhatian ketika Anda memainkan mereka," ucap Guardiola.
Guardiola juga memuji skuad Potter yang memiliki keberanian serta kepercayaan diri untuk bertanding.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/graham-potter-bhfskjdl.jpg)