Liga Inggris
Chelsea Makin Gacor, Graham Potter Sadar Taktiknya Kerap Dihujat: Pasti Ada yang Kecewa
Taktik terbaru Graham Potter adalah tidak memainkan Pierre-Emerick Aubameyang dan Raheem Sterling.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Chelsea kini tampak dalam tahap bangkit dari keterpurukan.
Chelsea baru saja membantai AC Milan 3-0 dalam Liga Champions pada Kamis (6/10/2022) WIB.
Kemudian skuad Graham Potter juga mempermalukan Wolves dengan skor yang sama di Liga Inggris pada Sabtu (8/10/2022) WIB.
Baca juga: Chelsea Kehilangan Wesley Fofana dan NGolo Kante Jelang Lawan Wolves, Cobaan bagi Graham Potter
Graham Potter kini sedang dalam situasi begitu bersemangat mendampingi anak asuhnya untuk bangkit.
Dikutip TribunTernate.com dari bbc.com, Graham Potter sadar bahwa kedatangannya menggantikan Thomas Tuchel pada awal September lalu adalah hal yang mengejutkan.
Baca juga: Chelsea Vs AC Milan 3-0, Legenda Man United Puji Graham Potter: Raheem Sterling dkk Pilihan Cerdas
Sejumlah ide yang dipraktikkan Graham Potter pada anak buahnya pun kerap mengundang pertanyaan hingga hujatan.
"Ini menarik. Ini adalah minggu yang sangat kuat. Rasanya tidak mudah, pertanding pada Rabu dan Sabtu. Salut untuk para pemain," ujar Potter setelah Chelsea mengalahkan Wolves.
Hingga kini mantan pelatih Brighton itu sudah mulai bisa menyatu untuk menggerakkan timnya mempertahankan tren positif.
Laga melawan Wolves itu berhasil ditutup dengan kemenangan melalui gol dari Kai Havertz, Christian Pulisic, dan Armando Broja.
Baca juga: Graham Potter Bikin Masalah dengan Raheem Sterling, Eks Chelsea: Buat Liga Champions Kok Coba-coba
Saat memimpin skuad The Blues selama sebulan terakhir ini, Potter membuat sejumlah perubahan, di antaranya memainkan Connor Gallagher.
Serta yang terbaru adalah tidak memainkan Pierre-Emerick Aubameyang dan Raheem Sterling.
Ia malah lebih memilih Armando Broja dan Carney Chukwuemeka dari bangku cadangan.
Potter menyadari bahwa tindakannya ini menimbulkan pro kontra, namun ia ingin membuktikan kekuatan Chelsea.
"Para pemain Liga Inggris inginnya bermain setiap minggu," ujar Potter.
"Kalian hanya bisa memilih 11 pemain sedangkan skuad terdiri dari 20 orang, jadi pastinya akan ada kekecewaan," sambungnya.
Baca juga: Liverpool Dibantai Arsenal, Klopp Tuduh Arteta Paksa Wasit Curangi The Reds: Obrolan Tak Berguna
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Pelatih-baru-Chelsea-Graham-Potter-vefw.jpg)