Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Graham Potter Dihujat Tak Mainkan Aubameyang hingga Sterling: Chelsea Tetap Bisa Bantai Wolves

Pelatih Chelsea, Graham Potter, dihujat gara-gara tak memainkan pemain top yang dimiliki seperti Pierre-Emerick Aubameyang hingga Raheem Sterling.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@chelseafc
Para pemain Chelsea dalam laga melawan Wolves, Sabtu (8/10/2022). Pelatih Chelsea, Graham Potter, dihujat gara-gara tak memainkan pemain top yang dimiliki seperti Pierre-Emerick Aubameyang hingga Raheem Sterling. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih Chelsea, Graham Potter, dihujat gara-gara tak memainkan pemain top yang dimiliki seperti Pierre-Emerick Aubameyang hingga Raheem Sterling.

Keputusan Graham Potter ini diambil saat laga Chelsea melawan Wolverhampton Wanderers pada Sabtu (8/10/2022).

Tak disangka, meski tanpa pemain bintangnya, Chelsea tetap bisa memabantai Wolves dengan skor akhir 3-0.

Baca juga: Chelsea Makin Gacor, Graham Potter Sadar Taktiknya Kerap Dihujat: Pasti Ada yang Kecewa

Para suporter Chelsea memang sempat mempertanyakan keputusan Graham Potter dalam memilih starting XI skuadnya.

Dikutip TribunTernate.com dari Instagram @chelseafc, para suporter terkejut dan melontarkan kekecewaannya di kolom komentar.

Baca juga: Chelsea Kehilangan Wesley Fofana dan NGolo Kante Jelang Lawan Wolves, Cobaan bagi Graham Potter

Dalam unggahan itu, tertulis nama starting XI, yakni Kepa, Azpilicueta, Chalobah, Koulibaly, Cucurella, Jorginho, Loftus-Cheek, Gallagher, Mount, Harvertz, dan Pulisic.

Sedangkan di bangku cadangan ada Mendy, Chilwell, James, Chukuwuemeka, Kovacic, Sterling, Ziyech, Aubameyang, dan Broja.

Para suporter mempertanyakan absennya Aubameyang hingga Ziyech dari daftar starting XI.

Bahkan banyak yang menganggap daftar tersebut hanyalah candaan belaka.

Baca juga: Graham Potter Bikin Banyak Perubahan di Chelsea hingga Dihujat, Akhirnya Menang Lawan Crystal Palace

@fairpmedia: Started with no. Natural strikers. Madness want to start. No silver no James no chilwell Jorginho in the middle. God help us

@fw.patricck_: Auba and james benched is crazy

@krrafth: Is this some kind of joke?

@pamelatamalia: Surely this is a mistake , can you please post the real line up

@angie_m1214: We might be underestimating wolves……..what’s this line up

@0lumidey_: Guys this is obviously one of those ‘test’ formations .. let’s wish them luck

@lollims: Ziyech need to play,what a hell il this manager

@__.nurav: Man rotates the whole squad except for Mount

@sepjoadat: Weird formation? Is RLC playing as wing back? Where Reece? Good to see Conor gallagher getting a chance. Why would he change it so much. We need Reece and chillwell on the wings indefinitely with others as their back ups

Tanggapan Graham Potter

Chelsea baru saja membantai AC Milan 3-0 dalam Liga Champions pada Kamis (6/10/2022) WIB.

Kemudian skuad Graham Potter juga mempermalukan Wolves dengan skor yang sama di Liga Inggris pada Sabtu (8/10/2022) WIB.

Graham Potter kini sedang dalam situasi begitu bersemangat mendampingi anak asuhnya untuk bangkit.

Baca juga: Main Terlalu Bagus, Ada Petisi Larang Erling Haaland Main untuk Manchester City: Tak Adil, Dia Robot

Dikutip TribunTernate.com dari bbc.com, Graham Potter sadar bahwa kedatangannya menggantikan Thomas Tuchel pada awal September lalu adalah hal yang mengejutkan.

Sejumlah ide yang dipraktikkan Graham Potter pada anak buahnya pun kerap mengundang pertanyaan hingga hujatan.

"Ini menarik. Ini adalah minggu yang sangat kuat. Rasanya tidak mudah, pertanding pada Rabu dan Sabtu. Salut untuk para pemain," ujar Potter setelah Chelsea mengalahkan Wolves.

Hingga kini mantan pelatih Brighton itu sudah mulai bisa menyatu untuk menggerakkan timnya mempertahankan tren positif.

Laga melawan Wolves itu berhasil ditutup dengan kemenangan melalui gol dari Kai Havertz, Christian Pulisic, dan Armando Broja.

Saat memimpin skuad The Blues selama sebulan terakhir ini, Potter membuat sejumlah perubahan, di antaranya memainkan Connor Gallagher.

Serta yang terbaru adalah tidak memainkan Pierre-Emerick Aubameyang dan Raheem Sterling.

Ia malah lebih memilih Armando Broja dan Carney Chukwuemeka dari bangku cadangan.

Potter menyadari bahwa tindakannya ini menimbulkan pro kontra, namun ia ingin membuktikan kekuatan Chelsea.

"Para pemain Liga Inggris inginnya bermain setiap minggu," ujar Potter.

"Kalian hanya bisa memilih 11 pemain sedangkan skuad terdiri dari 20 orang, jadi pastinya akan ada kekecewaan," sambungnya.

Potter mengedepankan kerjasama dalam tim melalui komunikasi yang terbuka.

"Bagaimana kalian bereaksi terhadap itu sebagai anggota tim sangatlah penting. Yang bisa kalian lakukan adalah untuk berkomunikasi sejujur-jujurnya," paparnya.

Sejauh ini, Potter cukup puas dengan performa para pemainnya dan berharap solidnya Chelsea akan terus membawa perubahan baik.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved