Celana Dalam sampai Menumpuk gara-gara Ritual Mandi di Ciwidey: Peziarah Ogah Bawa Pulang Celananya
Ritual mandi menyebabkan penumpukan sampah berupa celana dalam di Situs Nagara Padang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
TRIBUNTERNATE.COM - Ritual mandi menyebabkan penumpukan sampah berupa celana dalam di Situs Nagara Padang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Para peziarah yang melakukan ritual mandi tidak membawa pulang celana dalam mereka sehingga menyebabkan sampah bertumpuk.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung, Wawan A Ridwan menyebut titik bertumpuknya celana dalam itu bukan berada di Kabupaten Bandung melainkan di KBB.
Baca juga: Ayah dan Ibu Tewas Ditabrak Anaknya Sendiri, Pelaku Umur 15 Tahun Naik Mobil Mau Rem Malah Injak Gas
"Jadi si tumpukan sampah itu di wilayah Bandung Barat. Tapi muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) kita respons segera melakukan pembersihan. Memang Situs tersebut bersebelahan dengan wilayah Kabupaten Bandung Barat," katanya dihubungi Kamis (20/10/2022).
Menurutnya, para peziarah kerap melakukan ritual mandi di kucuran air, kemudian pakaian-pakaian dari para peziarah tidak pernah dibawa lagi.
Baca juga: Guru Ngaji Cabuli 8 Murid di Mataram, Iming-iming Uang Rp 1.000 hingga Permen: Pelaku Punya Cucu
"Ya artinya dibuang begitu saja. Itu informasi yang kami dapatkan dari pak Kades dan masyarakat setempat," ungkap dia.
Kendati masuk ke wilayah Kabupaten Bandung Barat, tindakan itu terbilang buruk.
Mengingat lokasi tersebut merupakan lokasi wisata serta terdapat Situs Keramat.
Ia meminta setiap stakeholder agar berkoordinasi dan segera bertindak demi kenyamanan pengunjung yang datang ke lokasi tersebut.
Baca juga: ABG di Ambon Cabuli Bocah 8 Tahun: Ada Bekas Luka, Awalnya Korban Ngaku Tertusuk Paku ke Ibu
"Mau itu melalui imbauan, atau informasi yang disampaikan secara langsung kepada masyarakat," ungkapnya.
Pihaknya mengaku telah melakukan pembinaan terhadap siapa saja yang ada dan mengelola lokasi tersebut.
Termasuk pelatihan ke juru pelihara untuk pemeliharaan situs yang ada.
"Kejadian ini merupakan pengalaman dan pembelajaran supaya hal itu tidak terjadi lagi. Paling penting adalah masyarakat atau peziarah harus diberikan pemahaman supaya hal tersebut tidak terjadi kembali," pungkasnya.
(Kompas.com/M. Elgana Mubarokah)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ritual Mandi Picu Sampah Celana Dalam Menumpuk di Situs Nagara Padang Bandung Barat"