Liga Inggris
Graham Potter Biang Kerok Raheem Sterling Minim Gol: Gegara Suka Gonta-ganti Posisi Pemain Chelsea?
Kepelatihan Graham Potter yang paling mencolok di Chelsea adalah kegemarannya bereksperimen terhadap para pemain.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih Chelsea, Graham Potter, disebut turut andil dalam penurunan performa anak asuhnya, termasuk Raheem Sterling.
Memang, kepelatihan Graham Potter yang paling mencolok di Chelsea adalah kegemarannya bereksperimen terhadap para pemain.
Tak hanya menggonta-ganti pemain, para pemain yang sudah identik dengan satu posisi pun bakal kena ganti posisi oleh Graham Potter.
Baca juga: Raheem Sterling Minim Gol setelah Tuchel Dipecat Chelsea, Graham Potter Bela: Jangan Dibesarkan
Baca juga: Graham Potter Bikin Masalah dengan Raheem Sterling, Eks Chelsea: Buat Liga Champions Kok Coba-coba
Kebiasaan Graham Potter ini disebut ikut andil dalam adaptasi Raheem Sterling.
Tak hanya beradaptasi dari pelatih lama, Thomas Tuchel, ke Graham Potter.
Namun juga beradaptasi dengan kegemaran Graham Potter bereksperimen.
Meski demikian, Graham Potter tidak merasa kebiasannya itu menurunkan performa Raheem Sterling.
Baca juga: Guardiola Sebut Man City Lawan Brighton Laga Terberat: Puji Erling Haaland, Kritik Kevin De Bruyne
Pasalnya, menurut Graham Potter, Raheem Sterling memang pemain fleksibel yang bisa ditempatkan di berbagai posisi.
Dikutip TribunTernate.com dari standard.co.uk, Graham Potter mengaku tidak khawatir dengan kurangnya andil Raheem Sterling di sepertiga laga terakhir.
Pemain asal Inggris itu tidak mencetak gol dalam tujuh pertandingan terakhir.
Tren yang buruk jika Liga Inggris terbaru turut dicatat, menjadi sembilan pertandingan.
Angka penurunan dalam catatan Raheem Sterling tidak menjadi fokus utama bagi Graham Potter.
Baca juga: 1-1 Lawan Man United, Graham Potter Tak Salahkan Aubameyang dkk: Chelsea Memang Tak Berhak Menang
"Ini bukan sesuatu yang harus kita perbesar (masalahnya) ke satu orang," ujar Potter".
"Sebagai sebuah tim, kami dapat melakukan yang lebih baik. Dan jika kami melakukan yang lebih baik sebagai sebuah tim, maka setiap individu mendapat keuntungan darinya, jadi beginilah cara kerja kami," paparnya.
Menurut Potter, Sterling memang fleksibel dan ia mengaku tak ada pilihan setelah banyak pemain cedera.