Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Champions

Graham Potter Girang Kai Havertz Bantu Chelsea Kalahkan RB Salzburg, tapi Ada yang Bikin Kecewa

Pertandingan RB Salzburg melawan Chelsea berakhir kemenangan 1-2 atas tim tamu pada Selasa (26/10/2022) malam WIB.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@kaihavertz29
Pemain Chelsea, Kai Havertz. Pertandingan RB Salzburg melawan Chelsea berakhir kemenangan 1-2 atas tim tamu pada Selasa (26/10/2022) malam WIB. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pertandingan RB Salzburg melawan Chelsea berakhir kemenangan 1-2 atas tim tamu pada Selasa (26/10/2022) malam WIB.

Pelatih Chelsea, Graham Potter mengaku cukup puas dengan performa anak asuhnya.

Terlebih pada sosok pemainnya, Kai Havertz yang membantu Chelsea menyegel kemenangan dengan gol pada menit ke-64.

Baca juga: RB Salzburg Vs Chelsea, Prediksi Line Up dan Skor, Skuad Graham Potter dan Lawannya Sama Pincang

Baca juga: Graham Potter Kenang Laga Chelsea Lawan Salzburg, Akui Kesulitan: Kemenangan atas Milan Bantu Kami

Sedangkan gol pembuka Chelsea dicetak oleh Mateo Kovacic pada menit ke-23.

Kemudian RB Salzburg melalui Junior Adamu menyamakan kedudukan pada menit ke-48.

Baca juga: Graham Potter Biang Kerok Raheem Sterling Minim Gol: Gegara Suka Gonta-ganti Posisi Pemain Chelsea?

Graham Potter sangat memuji penampilan Kai Havertz yang mengamankan tiga poin tersebut.

Penyelesaian yang sempurna setelah ia menerima bola dari Christian Pulisic di tepi kotak penalti.

"Itu adalah penyelesaian yang luar biasa, tepat di sudut atas dan itu membuat pekerjaan saya jauh lebih mudah ketika mereka bisa melakukan itu," ujar Graham Potter, dikutip dari dailymail.co.uk.

"Pencapaian ini bagus untuknya dan saya sangat senang karena dia telah berjuang dan mencoba yang terbaik, dia juga di sana nyaris mencetak gol lagi," sambungnya.

Baca juga: Guardiola Ungkap Alasan Man City Bisa 0-0 Lawan Dortmund, Erling Haaland Gagal Jebol Gawang Mantan

Kemenangan ini memastikan Chelsea ke babak 16 besar Liga Champions dari Grup E.

Setelah kalah dalam pertandingan pembuka melawan Dinamo Zagreb lalu bermain imbang melawan RB Salzburg, The Blues mulai bangkit setelah dua kali mengalahkan AC Milan.

Graham Potter juga menjadi pelatih yang tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan sejak pindah dari Brighton.

Namun, ada satu hal yang membuat Graham Potter kecewa dalam laga terakhirnya ini, yakni pencapaian di babak pertama.

"Saya kecewa hanya unggul 1-0 di babak pertama. Ada satu kesalahan dan satu tindakan yang sebenarnya bisa membuat gol lagi tapi akhirnya kami merespons dengan baik," paparnya.

Baca juga: Meski Manchester City Kalah, Guardiola: Saya Lebih Percaya Liverpool Dibandingkan Jurgen Klopp

Graham Potter Kenang Laga Lawan RB Salzburg Pertama Kali

Graham Potter mengenang momen saat skuadnya menghadapi Red Bull Salzburg pada 15 September 2022 lalu.

Di mana saat itu Graham Potter masih sangat baru di Chelsea dan laga itu berakhir seri 1-1.

Kini, Chelsea kembali menghadapi RB Salzburg di Liga Champions pada Selasa (25/10/2022) pukul 23.45 WIB.

Menurut Graham Potter, dikutip dari football.london, Liga Champions tidak kalah menantang dibanding Liga Inggris.

Baca juga: Graham Potter Bikin Masalah dengan Raheem Sterling, Eks Chelsea: Buat Liga Champions Kok Coba-coba

"Menurut saya ini sangat menantang, sangat menarik. Permainannya berkualitas tinggi. Kami menghadapi tiga pertandingan yang sangat sulit."

"Pertandingan pertama melawan Salzburg adalah pertandingan yang sulit melawan tim papan atas, seperti yang saya katakan setelah pertandingan, mereka sangat kuat saat menghadapi kami," paparnya.

Menurut Graham Potter, RB Salzburg adalah tim yang kuat yang saat itu membawa hasil akhir seri.

Pelatih asal Inggris ini menyadari skuadnya baru bisa benar-benar bangkit setelah dua kali mengalahkan AC Milan.

Baca juga: Jelang Man City Hadapi Dortmund, Guardiola: Semoga Erling Haaland Tidak Makan Banyak-banyak

"Mereka terorganisir dan luar biasa dalam mengolah bola dan menyerang kami. Jika kalian lihat kekuatan mereka, mereka termasuk tim teratas."

"Dua kemenangan melawan Milan telah membantu situasi kami, tapi kami tidak merayakannya, dan kami butuh lebih banyak poin."

"Saya menantikan pertandingan yang sangat sulit besok malam, dan saya tak sabar," ujarnya.

Graham Potter soal Chelsea Memburuk di Era Thomas Tuchel

Graham Potter menjawab pertanyaan mengenai skuadnya yang sempat memburuk di era Thomas Tuchel.

Kini, di tangan Graham Potter, Chelsea mulai bangkit di musim ini.

Pencapaian yang terakhir adalah kemenangan 2-1 saat melawan Red Bull Salzburg pada Selasa (25/10/2022) malam WIB.

Graham Potter mengakui, RB Salzburg bukanlah tim yang mudah untuk dikalahkan.

"Tidak mudah untuk menciptakan peluang melawan tim ini akrena pertahanan mereka sangat intens dan agresif," aku Graham Potter, dikutip dari mirror.co.uk.

Tak hanya itu, pincangnya Chelsea juga berpengaruh dalam performanya.

Meski sebenarnya RB Salzburg pun banyak kehilangan pemain kuncinya.

"Saya pikir kami sudah menciptakan beberapa peluang bagus dari permainan yang bagus."

"Kami memiliki banyak permainan dan sedikit gangguan dalam hal beberapa pemain kunci yang hilang, tapi salut untuk para pemain yang telah bisa menghadapi ini dengan baik," paparnya.

Graham Potter menyadari, perjalanan anak asuhnya di Liga Inggris dan Liga Champions sama-sama beratnya.

Namun, ia bangga skuadnya kini sudah mulai bisa bangkit dari keterpurukan.

Graham Potter mengaku tidak memusingkan keterpurukan Chelsea di era pendahulunya, Thomas Tuchel.

Kini, ia hanya ingin fokus agar anak asuhnya bisa terus membuat peluang untuk menang.

"Saya tidak bisa berkomentar (tentang penyelesaian) sebelum saya di sini."

"Yang bisa saya katakan adalah bagus kami bisa menciptakan peluang dan tampil baik."

"Kemudian kita dukung kualitas para pemain, semakin banyak peluang yang kami ciptakan, semakin tampak kualitas mereka. Jadi saya tidak terlalu mengkhawatirkan hal itu," tegasnya.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved