Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Spanyol

Liga Spanyol: Barcelona Lebih Lembek Ketimbang PSG? Eks Pemain Barca Bocorkan Rutinitas Latihan

Mantan pemain Barcelona menjelaskan bagaimana sesi latihan di PSG lebih keras dan tangguh dibandingkan Barca.

Instagram/@xavisimons
Potret eks pemain Barcelona Xavi Simons yang kini bermain di liga Belanda. Mantan pemain Barcelona menjelaskan bagaimana sesi latihan di PSG lebih keras dan tangguh dibandingkan Barca. 

TRIBUNTERNATE.COM - Untuk kedua kalinya, Barcelona kembali gagal lolos dari babak fase grup UEFA Champions League (UCL) alias Liga Champions.

Secara berturut-turut, Barca tak lolos Liga Champions musim 2021-2022 dan 2022-2023.

Jika melihat pertandingan Barca, tim asuhan Xavi Hernandez itu tampak garang dan hebat saat ditandingkan dengan klub-klub menengah ke bawah seperti Viktoria Plzen.

Namun ,saat dihadapkan dengan klub-klub besar seperti Bayern Munich dan Inter Milan, Barca tak dapat memberikan perlawanan berarti.

Dikutip dari Barcablaugranes, pertandingan terakhir Barca di La Liga melawan Valencia pada Minggu (30/10/2022) juga hanya berhasil menang tipis dengan skor akhir 1-0.

Menurut Xavi Simons, menu latihan di Barca jauh lebih lembek dibandingkan Paris Saint-Germain (PSG).

Xavi Simons sendiri sempat bergabung dengan tim U-16 Barcelona pada tahu 2019.

Setelah itu, Xavi Simons pindah ke PSG U-19 pada tahun 2022 dan sempat mencicipi main di tim inti PSG sebelum akhirnya kembali pindah ke liga sepakbola di Belanda bersama klub PSV Eindhoven.

“Percayalah, di Barcelona Anda tidak melakukan banyak olahraga di gym, Anda hanya berlatih dengan bola, tetapi tidak di gym,” ujar Xavi Simons.

Xavi Simons melanjutkan, ia merasakan rutinitas latihan yang begitu berbeda di PSG, di mana para pemainnya juga melakukan olahraga di gym.

"Saya melihat perbedaannya langsung. Liga Perancis sangat main fisik," kata Xavi Simons.

Diketahui, ini bukan kali pertama Barcelona menerima kritik tentang lemahnya intensitas latihan para pemain.

Baca juga: Liga Champions: Keluar Uang Rekrut Lewandowski tapi Gugur di UCL, Presiden Barcelona Buka Suara

Baca juga: Barcelona Kalah 0-3, Robert Lewandowski Sempat Hampiri Ruang Ganti Bayern Munich: Kangen Mantan?

Baca juga: Liga Champions: Kalah 0-3, Xavi Hernandez Sebut FC Barcelona Tak Selevel dengan Bayern Munich

Para pemain Barcelona seusai kalah 0-3 dalam pertandingan melawan Bayern Munchen, Kamis (27/10/2022).
Para pemain Barcelona seusai kalah 0-3 dalam pertandingan melawan Bayern Munchen, Kamis (27/10/2022). (German Parga - FC Barcelona)

Pedri Frontal Kritik Barcelona

Pada pertandingan Kamis (27/10/2022) dini hari WIB, Barca dibantai oleh Bayern dengan skor akhir 3-0.

Sebelumnya, pada pertandingan 13 September 2022 lalu, Barca juga kalah tanpa bisa melakukan perlawanan dengan skor akhir 2-0.

Ditambah kemenangan Inter Milan atas Viktoria Plzen, Barcelona resmi gugur dari kompetisi UEFA Champions League (UCL).

Mirisnya, Barca pada tahun lalu juga gugur di UCL saat masih berada dalam tahap penyisihan grup.

Dikutip dari Barcablaugranes, atas kekalahan Barca yang memalukan ini, komentar pedas diberikan oleh pemain muda Blaugrana, Pedri (19).

"Kami tidak pantas melanjutkan penampilan di Liga Champions," ujar Pedri.

Pedri mengungkit bagaimana Barca adalah tim yang dipenuhi begitu banyak talenta berbakat, tetapi melempem dalam kompetisi.

Pedri mengakui hasil ini adalah hal yang sangat mengecewakan.

Sebelum kekalahan Barca pada Kamis (27/10/2022), Pedri meyakini Barcelona sebenarnya mampu.

Namun, pembantaian dengan skor 3-0 membuat Pedri sadar bahwa Barca belum sanggup untuk melanjutkan kompetisi.

"Setelah melihat apa yang terjadi malam ini, jelas kami belum siap bersaing di Liga Champions," jelas Pedri.

Pedri mengatakan banyak hal yang harus ditingkatkan di Barca.

Sementara itu, menurut Pedri, Bayern Munich lebih kuat ketimbang Barcelona dari segi psikis maupun fisik.

Pedri mengaku saat ini Barcelona akan lebih fokus di Liga Eropa.

Baca juga: Liga Prancis: Lionel Messi Gacor di PSG, Performa La Pulga Disebut Kembali ke Era Keemasan Barcelona

Baca juga: 14 Catatan dari Kemenangan 3-0 Bayern Munich atas Barcelona: Gol Pertama Sadio Mane Melawan Barca

Baca juga: Bayern Munich Gilas Barcelona 3-0: Sempat Meledek, Thomas Muller Prihatin dengan Robert Lewandowski

Lewandowski Dimanja di Bayern

Sebelumnya diberitakan, gelandang Bayern Munich, Leon Goretzka, sempat mengomentari soal sosok Robert Lewandowski.

Leon Goretzka memberikan penilaian yang sangat jujur tentang Lewy, yang menjadi rekan setimnya di Bayern Munich selama 4 musim.

Ketika ditanya tentang kemungkinan Robert Lewandowski turun kasta ke Liga Europa (Europa League) jika tak lolos 16 besar Liga Champions, Leon Goretzka memberikan komentar tanpa tedeng aling-aling.

Menurutnya, Lewy sangat dimanja saat di Bayern, sedangkan kini situasinya jelas jauh berbeda sejak dia memutuskan pindah ke Barcelona.

“Lewy dulu 'kan sangat dimanja di Bayern, selalu maju setidaknya sampai ke babak 16 besar,” kata pemain Bayern Munich bernomor punggung 8, saat diwawancara oleh BILD.

“Memang begitu – tetapi sekarang kita tidak bisa lagi mempertimbangkannya," tambahnya.

Leon Goretzka pun sangat menanti-nanti pertandingan melawan Blaugrana.

"Ketika kita bermain melawan FC Barcelona di Camp Nou, baik itu cuma pertandingan persahabatan maupun final Liga Champions, itu tidak masalah. Itu akan menjadi pertandingan hebat yang kami tunggu-tunggu. Dan kami akan melakukan segalanya untuk memenangkannya," papar Leon Goretzka.

Terakhir kali Bayern Munich tersingkir dari babak penyisihan grup Liga Champions adalah 20 tahun yang lalu pada musim 2002-2003.

The Bavarians sendiri telah mengalahkan sang raksasa Spanyol dalam lima pertemuan terakhir mereka di Liga Champions.

Sumber: Bavarian Football Networks, Goal, Sports Brief, Barcablaugranes

(TribunTernate.com/Qonitah/Rizki A.)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved