Liga Inggris
Brighton Bantai Chelsea 4-1, Graham Potter Dipermalukan Mantan Anak Asuh: Saya Tampak Bodoh
Pertandingan ini menjadi pertemuan pelatih Chelsea, Graham Potter dengan mantan anak asuhnya di Brighton.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Ini berarti menjadi kesempatan pelatih Chelsea, Graham Potter, untuk kembali bertemu mantan anak asuhnya.
Graham Potter sempat mengaku bahwa pertandingan melawan Brighton akan jadi pertandingan yang sulit.
"Ini bakal jadi pertandingan sulit lainnya," ujar Graham Potter dikutip dari bbc.com.
Hal ini tak lain karena Graham Potter begitu mengetahui Brighton sehingga tahu kekuatan mantan anak asuhnya.
"Saya tahu tim Brighton dengan sangat baik, saya tahu kualitasnya dan saya berharap untuk kembali ke sana," harapnya.
Graham Potter mengungkap kondisi terbaru anak asuhnya.
Dikutip dari sussexexpress.co.uk, sudah ada sejumlah pemain Chelsea yang cedera sejak beberapa pertandingan lalu.
Di antaranya adalah N'Golo Kante, Wesley Fofana, Reece James, dan Kalidou Koulibaly.
Yang terakhir adalah Mateo Kovacic yang cedera saat melawan RB Salzburg dalam laga tandang pada Selasa (25/10/2022) lalu.
Saat itu, Mateo Kovacic mencetak gol pembuka pada menit ke-23.
Kemudian dari RB Salzburg, Junior Adamu menyamakan kedudukan pada menit ke-49.
Hingga akhirnya Kai Havertz menyegel kemenangan untuk Chelsea dengan gol menit ke-64.
Saat itu, Kovacic harus meninggalkan lapangan lebih awal karena masalah di betisnya.
"Dia merasakan sakit sedikit di betisnya, itu adalah pertandingan yang berat."
"Dia merasa agak tegang, semoga tidak terlalu buruk," harap Potter.