Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Resesi 2023

Bossman Mardigu Ingatkan Jangan Tergiur Aset hingga Saham Murah saat Resesi 2023 Mengancam

Enterpreneur kondang Mardigu Wowiek menjelaskan sejumlah tips untuk menghadapi ancaman resesi global 2023.

YouTube/Helmy Yahya Bicara
Enterpreneur kondang Mardigu Wowiek menjelaskan sejumlah tips untuk menghadapi ancaman resesi global 2023. 

TRIBUNTERNATE.COM - Enterpreneur sekaligus motivator ternama Mardigu Wowiek Prasantyo alias Bossman Mardigu menyampaikan ada beberapa tips yang bisa dilakukan menjelang ancaman resesi global tahun 2023.

Mardigu menyampaikan saat ini banyak faktor yang menyumbang terhadap naiknya inflasi yang dapat mengakibatkan resesi di tahun 2023.

Ia menyampaikan beberapa hal yang menyebabkan kenaikan harga, di antaranya adalah perang antara Rusia dan Ukraina, perang dagang China melawan Amerika Serikat (AS), hingga sanksi ekonomi sejumlah negara yang diberikan kepada Rusia.

Dikutip dari video yang ditayangkan di kanal YouTube Bossman Mardigu, Mardigu menyampaikan, tips pertama adalah prioritaskan simpan aset yang cair atau mudah diuangkan.

"Cash is king, pelihara aset yang siap liquid saja, non-liquid asset segera dijual sebelum nilainya jatuh," jelas Mardigu.

Baca juga: Sandiaga Uno Beri Tips untuk Anak Muda yang Ingin Mulai Usaha di Tengah Ancaman Resesi Global 2023

Baca juga: Sandiaga Uno Sebut 97 Persen Analis Keuangan Dunia Yakin Indonesia Tak akan Alami Resesi

Baca juga: Moeldoko Sarankan Masyarakat Belanjakan Uang untuk Hadapi Ancaman Resesi Global 2023

Mardigu menjelaskan, investasi berisiko tinggi dan properti berpotensi jatuh saat terjadinya krisis.

Selanjutnya Mardigu juga menyampaikan untuk segera melunasi utang karena suku bunga akan terus naik terdampak inflasi.

"Jual aset nganggur sekarang juga sebelum harganya jatuh untuk melunasi hutang Anda," jelas Mardigu.

Mardigu lalu menyarankan untuk menabung kebutuhan keluarga sebanyak mungkin untuk satu tahun ke depan.

Berdasarkan keterangan Mardigu, pengamat ekonomi memprediksi butuh waktu tiga tahun untuk perekonomian bisa sembuh jika terjadi resesi.

"PHK besar-besaran akan terjadi, banyak risiko pendapatan tetap akan hilang," kata Mardigu.

Mardigu menyarankan untuk mulai menggunakan asuransi kesehatan guna melindungi keluarga.

"Letakkan uang Anda di emas," kata Mardigu.

"Logam mulia adalah aset, efisiensikan pengeluaran, hemat apa yang bisa dihemat dari operational expenses hingga gaya hidup," imbuhnya.

Terakhir, Mardigu memperingatkan bahwa nanti saat krisis terjadi, akan banyak muncul aset berharga murah.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved