Lambat Penginputan, Dana Desa di 18 Desa di Morotai Masih Parkir di Kas Negara
Anggaran tersebut merupakan realisasi anggaran tahap akhir DD non Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan BLT tahun 2022.
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERMATE.COM, MOROTAI - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pulau Morotai, Ahdad Hi Hasan, mengatakan, anggaran Dana Desa (DD) sebesar Rp 2 miliar belum dicairkan karena terlambat penginputan data ke KPPN Tobelo.
Anggaran tersebut merupakan realisasi anggaran tahap akhir DD non Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan BLT tahun 2022.
"Kami berusaha supaya dalam minggu ini tuntas penginputan. Sehingga pencairan dari KPPN Tobelo ke rekening desa itu tidak bermasalah,"katanya, Rabu (16/11/2022).
Dikatannya, dana desa itu ada dua kategori, yakni BLT dan non BLT.
Jadi sampai saat ini khusus untuk DD dua kategori tersebut ada 18 desa yang belum dan sementara masih dalam proses
Yaitu, Desa Cempaka, Falila, Gosoma Maluku, Juanga, Leleo, Sabala, Sambiki Baru, Sangowo Timur dan Sopi Majiko.
"Non BLT juga ada 9 desa, yakni Desa Cempaka, Gorugo, Kolorai, Libano, Lusuo, Pilowo, Sabala, Sangowo Timur dan Seseli Jaya. Jadi ini terkendalanya di penginputan saja,"katanya.
Sehingga menurunnya anggaran tersebut tinggal menunggu realisasi ke rekening masing-masing Desa saja.
"Kalau sudah selesai maka langsung di geser ke rekening masing-masing Desa."pungkasnya.(*)