Kamis, 28 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Miliki Pengaruh bak Pahlawan, Maradona Begitu Dipuja-dipuja di Kampung Halamannya di Argentina

Diego Maradona memiliki pengaruh yang begitu besar di kampung halamannya bahkan setelah ia meninggal dunia

Tayang:
Editor: Ifa Nabila
AFP
Diego Maradona memiliki pengaruh yang begitu besar di kampung halamannya, Argentina, bahkan setelah ia meninggal dunia. 

TRIBUNTERNATE.COM - Legenda sepak bola dunia Diego Maradona adalah sosok yang sudah pasti dikenal oleh seluruh penggemar sepak bola di berbagai belahan dunia.

Pemain sepak bola asal Argentina ini memiliki pengaruh yang begitu kuat dalam dunia sepak bola bahkan setelah kematiannya pada tahun 2020 silam.

Dikutip dari Aljazeera, tak banyak orang yang tahu bahwa pemain yang memiliki julukan El Pelusa itu tumbuh di sebuah kota miskin serta kumuh bernama Villa Fiorito.

Baca juga: Ada Blokade Israel, Pesepakbola Palestina Harus Kubur Mimpi Menonton Piala Dunia 2022 Qatar

Baca juga: Aktor Film Twilight Kecam Pangeran William gara-gara Dukung Inggris di Piala Dunia: Kok Tidak Malu?

Villa Fiorito adalah sebuah kota yang mayoritas ditinggali oleh kaum buruh yang terletak di pinggiran Ibu Kota Argentina, Buenos Aires.

Namun setelah Maradona menjadi terkenal dan populer, derajat Kota Villa Fiorito ikut terangkat.

Kini kota kumuh tersebut dipenuhi oleh mural dan dekorasi bertema Maradona.

Di kota kumuh yang kini telah menjadi indah, Maradona kecil tinggal bersama orangtua dan lima saudaranya.

Baca juga: Wartawan Denmark Diancam Kamera Dihancurkan oleh Staf Keamanan saat Liput Piala Dunia 2022 di Qatar

Warga setempat bercerita, Maradona kecil sudah menunjukkan bakat luar biasa dalam bermain sepak bola.

Saat pulang sekolah, Maradona kerap melakukan juggling dan trik-trik bola menggunakan buah jeruk.

Kisah ini adalah salah satu legenda yang terkenal di kalangan para penduduk Villa Fiorito.

Bustos selaku warga Villa Fiorito menjelaskan bahwa Maradona juga menjadi simbol perlawanan atas kemiskinan.

Kota yang tadinya kesulitan memeroleh air dan listrik, berkat pengaruh Maradona kini semua tercukupi.

Baca juga: Mendulang Uang dari Piala Dunia, Ini 4 Ladang Cuan Terbesar FIFA: Hak Siar TV hingga Penjualan Tiket

Pojok kota yang tadinya digunakan sebagai tempat pembuangan sampah, berubah menjadi taman yang cantik.

Sekolah tempat Maradona kecil menuntut ilmu juga direnovasi menjadi cantik.

Saat masih berada di Villa Fiorito, Maradona diketahui bergabung dengan klub sepak bola Fiorito yang kini dikenal dengan nama Estrellas Rojas.

Keluarga pengurus klub Estrellas Rojas kerap mendengar kisah Maradona saat berusia enam tahun dengan mudahnya mengalahkan lawan bermain yang berusia lebih tua.

Baca juga: Timnas AS Terang-terangan Dukung Kaum LGBT saat Latihan di Qatar Jelang Piala Dunia 2022

Hingga tahun 2022 ini, Estrellas Rojas masih rutin mengadakan pesta dalam rangka merayakan hari ulang tahun Maradona.

"Saya tidak bisa membayangkan Piala Dunia ini tanpa Diego," ucap Claudi Villaruel selaku pengurus Estrellas Rojas.

Namun meskipun Villa Fiorito kini begitu cantik, diskriminasi masih tetap terjadi.

Hanya wilayah tempat Maradona tinggal yang mendapatkan perbaikan dan renovasi.

Wilayah Villa Fiorito yang lain tetap terpuruk terjebak dalam kemiskinan.

Pemerintah Argentina sendiri telah menyatakan rumah masa kecil Maradona sebagai situs sejarah yang penting.

(TribunTernate.com/Qonitah)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved