Halmahera Selatan

2 Calon Anggota PPK Halmahera Selatan Pernah Berpolitik, Bawaslu Minta KPU Perhatikan Rekam Jejak

Karena dua calon anggota PPK Halmahera Selatan diduga terlibat dalam Parol, Bawaslu minta KPU perhatikan rekam jejak.

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
PEMILU: Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Halmahera Selatan, Kahar Yasim. Dia mengatakan Bawaslu menemukan dua calon anggota PPK untuk Pemilu 2024, terlibat dalam partai politik, Rabu (7/12/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Bawaslu Halmahera Selatan, menemukan dua calon anggota PPK Pemilu 2024, terlibat dalam Parpol.

Dua calon anggota PPK tersebut, diketahui terlibat di Parpol, usai diluluskan KPU Halmahera Selatan pada seleksi administrasi 5 Desember lalu.

"Kami dari Bawaslu sudah memberikan, imbauan kepada KPU agar perekrutan PPK harus sesuai dengan ketentuan."

"Yang kemudian masi ada nama-nama tidak memenuhi syarat sebagai penyelenggara yang masih lulus berkas, "ungkap Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Bawaslu Halmahera Selatan, Kahar Yasim, Rabu (7/12/2022)

Baca juga: KPU Sebut Butuh 46 Ribu Jiwa Penduduk, Kursi DPRD Halmahera Selatan Bisa Bertambah

Karena itu, pihaknya telah menyurat kepada KPU Halmahera Selatan, terkait kedua calon anggota PPK tersebut, disertai dengan bukti-bukti.

"Kedua peserta itu, satunya dari Kecamatan Bacan Barat, dan satunya dari Kecamatan Kasiruta Timur "katanya.

Menurutnya, kedua peserta calon anggota PPK yang diketahui bermasalah, ini tidak jujur.

Dalam data daftar riwayat hidup, yang di upload di aplikasi SIAKBA KPU untuk pendaftaran PPK.

Jika kedua calon anggota PPK itu jujur dan berani, mengatakan bahwa mereka pernah.

Terlibat Parpol maka sudah pasti, tidak diluluskan di tahapan administrasi.

"Mungkin karena para peserta ini tidak jujur, makanya bisa lulus."

"Tetapi setelah Bawaslu menyurat, minta nama-nama tes PPK kemudian dipelajari."

"Maka ditemukan ada dua peserta, yang dianggap tidak lagi memenuhi syarat."

"Nanti kita menunggu tindak lanjut, dari KPU seperti apa, "cetusnya.

Sambungnya, pihaknya juga mengimbau kepada KPU Halmahera Selatan, agar menjalankan rekrutmen PPK.

Sesuai Juknis dan PKPU, terkait pola pembentukan jajaran ad hoc, dengan mengutamakan rekam jejak.

Baca juga: Tersingkir dari Piala Dunia 2022, Fans Spanyol di Halmahera Selatan Kecewa

"Rekam jejak itu sangat penting. Sebab, ini menjadi catatan penting kami saat perekrutan Panwascam."

"Sehingga kami sampaikan kepada KPU agar hal ini jangan terulang lagi, "harapnya.

Seraya menyebut Bawaslu Halmahera Selatan, akan terus mengawasi tahapan rekrutmen PPK hingga selesai. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved