Paus Mati Berukuran Besar Terdampar di Morotai, Ini Penjelasan Kadis Perikanan Morotai
Ikan paus berukuran besar terdampar di desa Bobula kecamatan Morotai Selatan Barat, Kabupaten Pulau Morotai.
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Ikan paus berukuran besar terdampar di desa Bobula kecamatan Morotai Selatan Barat, Kabupaten Pulau Morotai.
Ikan yang berukuran sekitar 5 meter lebih itu ditemukan warga setempat, Rabu (14/12/2022) sekitar pukul 07.30 WIT, sudah dalam kondisi mati.
Terdamparnya Ikan Paus tersebut ditanggapi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pulau Morotai, Yoppy Juan,
Dia mengatakan, setelah mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung menurunkan timnya untuk identifikasi penyebab kematian ikan paus itu.
"Saya sudah sampaikan teman-teman penyuluh di lapangan untuk identifikasi jenis ikannya, panjangnya kemudian kita ambil sampelnya,"jelasnya.
Wilayah Morotai menurut dia, sudah teridentifikasi bahwa, jenis-jenis paus atau hiu berukuran besar punya wilayah migrasi.
Baca juga: Sebagian Pulau Metita di Morotai Telah Dibeli Investor Jerman
Dalam migrasi itu ada banyak tujuan. Salah satunya untuk mencari makan, perkawinan, dan lainnya.
Morotai memiliki potensi ikan cukup besar, tidak menutup kemungkinan Paus Itu mencari makan.
Karena itu ia menduga kematian ikan itu lantaran terjaring penangkapan ikan atau bertabrakan dengan kapal besar.
"Wilayah Morotai ini banyak ikan, kalau mati karena lapar tidak mungkin, mungkin ini karena terjaring penangkapan kapal besar,"
Faktor yang lain, menurutnya, karena umumnya ikan hiu itu hidupnya cenderung ada di permukaan maka itu kadang kadang mengalami benturan.
"Saya berharap, ikan itu tidak diambil organ tubuhnya oleh masyarakat karena dia dilindungi pemerintah."pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/141220222_pausmati-morotai.jpg)