Rabu, 15 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Balitbangda Maluku Utara Sosialisasi Pemanfaatan Buah Pohon Nyampung di Halmahera Selatan

Balitbangda Maluku Utara sosialisasi pemanfaatan buah pohon nyampung atau capilong di Halmahera Selatan, ternyata punya nilai ekonominya juga.

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
SOSIALISASI: Suasana praktik pembuatan minyak dari buah pohom Nyamplung atau Capilong. Di mana, Balibangda Maluku Utara melakukan sosialisasi terkait manfaat ekonomi buah Capilong di Halmahera Selatan, Kamis (15/12/2022) 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Maluku Utara.

Menggelar sosialisasi dan penelitian produksi Minyak Capilong, untuk bahan bakar Nabati dan Kosmetik, Kamis (14/12/2022).

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bappeda Halmahera Selatan, Jl Hidayat, Desa Tomori, Kecamatan Bacan.

Ikut melibatkan beberapa Karangtaruna petani di Bacan, serta sejumlah pejabat OPD lingkup Pemkab Halmahera Selatan.

Baca juga: Cakades Terpilih Desa Nondang Diduga Pakai Ijazah Palsu, Aktivis Halmahera Selatan Minta Verifikasi

Selain sosialisasi, tim Balitbangda Maluku Utara juga langsung memparktikkan.

Cara produksi biji Pohon Nyamplung atau Capilong itu, jadi minyak dengan menggunakan alat produksinya.

Kabid Inovasi dan Teknologi Balitbangda Maluku Utara, Muhdar Abdul Adam menuturkan, kegiatan sosialisasi dan penelitian produksi minyak tersebut.

Dalam rangka memanfaatkan potensi alam Halmahera Selatan, seperti buah pohon Nyamplung atau Capilomng, yang memiliki dampak terhadap ekonomi masyarakat.

"Buah Capilong ini yang kita tau ada manfaatnya, tapi ditinggalkan begitu saja oleh masyarakat."

"Namun ketika para ahli dan peneliti, yang telah melakukan penelitian."

"Ternyata hasilnya dapat dikembangkan menjadikan minyak produk kosmetik dan sebagainya, "tuturnya.

Secara administratif, jumlah atau sebaran pohon tersebut, belum diketahui pasti pihak peneliti dan Balitbangda Maluku Utara.

Atas keberadaan tumbuhan yang punya, potensi ekonomi itu di Halmahera Selatan.

Namun dia meyakini, bahwa tumbuhan atau tanaman Nyamplung, banyak di pesisir wilayah Halmahera Selatan.

"Tanaman itu termasuk salah satu tumbuhan yang tumbuh di daerah pesisir sebagai penahan angin kencang dan ombak."

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved