Halmahera Selatan
Koleksi 34 Kasus HIV, Dinas Kesehatan Halmahera Selatan Ambil Langkah Screening
Koleksi 34 kasus HIV, Dinas Kesehatan Halmahera Selatan mengambil langkah, dengan lakukan Sceerning atau deteksi sejak dini.
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Selain kasus stunting dan gizi buruk, Halmahera Selatan juga mengoleksi puluhan kasus HIV.
Hal tersebut berdasarkan data Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Maluku Utara 2022 ini.
Untuk HIV, Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Asia Hasyim menyebut, sedikitnya terdapat 34 kasus.
Namun kasus tersebut telah tercatat sejak 2021 kemarin hingga 2022, karena penyakit ini belum miliki obat.
Baca juga: Rutan Ternate Usulkan Empat Napi Kristen dapat Remisi Natal 2022
"HIV ini kan tiap tahun tidak terselesaikan. Kalau kita lihat secara keseluruhan."
"Pengobatan khusus untuk hilangkan HIV, sampai saat ini belum ada."
"Jadi yang data tahun ini, itu tahun sebelumnya. Nah hingga saat ini 34 kasus, "ungkapnya, Jumat (16/12/2022).
Menurutnya, dari 34 kasus HIV yang diderita masing-masing orang, menyebabkan 8 orang meninggal dunia.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau agar lebih berhati-hati, berhubungan suami istri, karena HIV penyakit menular.
"Imbauan kepada masyarakat, karena ini penyakit menular, karena HIV sudah ada di Halmahera Selatan, "imbuhnya.
Dijelaskan, langkah yang diambil Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, untuk mencegah penyakit tersebut, adalah screening.
Baca juga: Bahaya, Ada Pungli di Kantor Badan Kepegawaian Morotai
Dengan begitu, angka kasus HIV cepat ditemukan. Di samping itu, memberi perwatan intens terhadap yang teridentifikasi.
"Ini kan untuk penemuan kasus, jadi semakin screening itu dilakukan, angka kasus juga pasti semakin meningkat."
"Karena lebih banyak ditemukan. jadi penemuannya secara dini lebih bagus, "pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Dinas-Kesehatan-Halmahera-Selatan-bicara-soal-obat-sirup.jpg)