Piala Dunia Qatar 2022
Piala Dunia 2022: Tak Tampak Beri Selamat untuk Maroko, Cristiano Ronaldo Disebut Kurang Bermartabat
Legenda sepak bola asal Jerman, Dietmar Hamann, menyebut Cristiano Ronaldo tidak punya 'martabat' karena tak bisa mengakui performa Maroko.
TRIBUNTERNATE.COM - Legenda sepak bola asal Jerman, Dietmar Hamann, menyebut Cristiano Ronaldo tidak punya 'martabat' karena tak bisa mengakui performa Maroko di Piala Dunia 2022 Qatar.
Hal ini disampaikan Dietmar Hamann setelah melihat momen akhir pertandingan Maroko vs Perancis dan Maroko vs Portugal.
Saat melawan Les Bleus pada Rabu (14/12/2022), The Atlas Lions tampil luar biasa, tetapi harus menerima kekalahan 0-2 setelah Theo Hernandez dan Randal Molo Kuani mencetak gol untuk Perancis.
Setelah pertandingan usai, para pemain Perancis meluangkan waktu untuk mengakui luar biasanya penampilan Achraf Hakimi cs sekaligus menghibur mereka.
Dietmar Hamann pun membandingkan sikap Cristiano Ronaldo dengan sikap pemain Perancis terhadap tim asuhan Walid Regragui itu.
Diketahui, mimpi Cristiano Ronaldo meraih juara Piala Dunia 2022 kandas setelah Maroko secara dramatis mendepak Portugal dalam babak perempat final dengan skor 1-0 di Al Thumama Stadium.
Baca juga: Maroko Gagal ke Final Piala Dunia 2022, Hakim Ziyech: Hancur, tapi Saya Tetap Bangga dengan Tim
Baca juga: Maroko Kalah 0-2 dari Perancis, Walid Regragui Tetap Bangga dengan Pencapaian Hakim Ziyech cs

Baca juga: Pasca-Kekalahan dari Perancis, Maroko Layangkan Komplain Soal Wasit Cesar Ramos ke FIFA
Baca juga: Perancis Kalahkan Maroko 2-0, Kylian Mbappe Hibur Achraf Hakimi: Jangan Bersedih, Bro
Baca juga: Maroko Kalah di Semifinal Piala Dunia 2022, Mesut Ozil: Kalian Sudah Mengerahkan Segalanya
Maroko, yang menorehkan sejarah sebagai tim Afrika pertama yang melaju ke semifinal Piala Dunia, seolah terlalu berlebihan bagi mantan pemain Manchester United itu,
Setelah pertandingan berakhir, saat itu Cristiano Ronaldo yang patah hati cepat-cepat meninggalkan lapangan sambil menahan tangis dan mengusap air mata.
Ia dilaporkan tidak menyalami maupun memberi selamat kepada para pemain Maroko di lapangan.
Malah sebaliknya, beberapa pemain The Atlas Lions seperti Jawad El Yamiq dan Achraf Dari yang mendekati CR7 dan memberi penghiburan.
Baca juga: Piala Dunia 2022: Lompatan 2,78 Meter Youssef En-Nesyri Kalahkan Rekor Cristiano Ronaldo
Baca juga: Dikritik karena Mencadangkan Cristiano Ronaldo, Fernando Santos: Saya Tidak Menyesalinya
Baca juga: Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2022, FIFA Buatkan Video Perpisahan untuk Cristiano Ronaldo
Sikap CR7 itu disorot Dietmar Hamann.
Dietmar Hamann menyebut, Cristiano Ronaldo tidak punya cukup martabat untuk mengakui kehebatan lawannya.
"Menurut saya, mereka [Maroko] membawa sisi kemanusiaan kembali ke Piala Dunia ini. Kalian cuma berbicara tentang para superstar, pemain top - dan jika dipikirkan lagi, salah satu pemain terhebat yang meninggalkan panggung seminggu yang lalu, Cristiano Ronaldo, bahkan tidak bisa memberi selamat kepada mereka di akhir pertandingan," kata Dietmar Hamann kepada RTE, dikutip dari Metro.
"Maroko memenangkan pertandingan dan melakukan sesuatu yang bersejarah, dan dia [Cristiano Ronaldo, red] bahkan tidak punya martabat untuk memberi selamat kepada mereka atas apa yang telah mereka capai."
Baca juga: Jelang Final Piala Dunia 2022 Kontra Argentina: AC Diduga Jadi Penyebab Sakit Flu Pemain Perancis
Baca juga: Jelang Final Piala Dunia 2022, Sejumlah Pemain Perancis Sakit Mirip Flu, Terbaru Kingsley Coman
Dietmar Hamann pun memuji para pemain Maroko yang tetap berjabat tangan atau berpelukan dengan pemain Perancis dan memberi selamat meski kalah di babak semifinal Piala Dunia 2022.