Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Chelsea Vs Fulham, Graham Potter PD Masih Dapat Dukungan meski Fans Harapkan Thomas Tuchel

Chelsea akan menghadapi Fulham pada Jumat (13/1/2023) dini hari WIB setelah dibantai Manchester City.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@chelseafc
Pelatih Chelsea Graham Potter. Chelsea akan menghadapi Fulham pada Jumat (13/1/2023) dini hari WIB setelah dibantai Manchester City. 

TRIBUNTERNATE.COM - Chelsea akan menghadapi Fulham pada Jumat (13/1/2023) dini hari WIB.

Sebelumnya, Chelsea dibantai habis-habisan oleh Manchester City pada laga Minggu (8/1/2023).

Chelsea terpuruk dalam putaran ketiga Piala FA tersebut dengan kekalahan 4-0 oleh Manchester City.

Baca juga: Alasan Graham Potter Coret Nama Aubameyang dari Skuad Chelsea saat Dipermalukan Man City

Baca juga: Fans Chelsea Teriak Nama Thomas Tuchel dan Abramovich setelah Dilibas Man City, Graham Potter Curhat

Baca juga: Graham Potter Sehati dengan Guardiola soal Nasibnya di Chelsea: Tinggal Bagaimana Todd Boehly

Para fans mengamuk di media sosial dan berharap sang pelatih, Graham Potter, mundur.

Sejumlah fans juga berharap mantan pelatih, Thomas Tuchel, bisa kembali melatih Chelsea.

Meski demikian, Graham Potter tetap optimis bahwa dirinya dan skuadnya akan mendapat dukungan saat bertandang ke Craven Cottage.

Dikutip dari football.london, Graham Potter memahami betapa kecewanya para penggemar.

Namun, ia tak ada pilihan selain langsung mengalihkan fokus ke pertandingan selanjutnya agar maksimal.

"Selalu menantang di Liga Inggris dan memang selalu demikian di sini. Saya memahami rasa frustasi mereka dan saya mengerti ketika kalian melihat hasilnya dan performa tim hari ini sangatlah jauh dari Manchester City."

"Itu jelas. Tapi kami harus fokus pada hari berikutnya, pada pertandingan yang akan datang," ungkapnya.

Baca juga: Guardiola soal Keterpurukan Graham Potter di Chelsea: Dulu Saya di Barcelona Kan Ada Lionel Messi

Graham Potter kini memilih fokus pada pertandingan melawan Fulham dan yakin jika hasilnya bagus, maka kekecewaan para fans bisa terobati.

"Kami bermain pada hari Kamis (Jumat WIB-red) dan ini adalah pertandingan penting bagi kami."

"Kami harus tetap bersama sebagai grup, saling mendukung, dan kami yakin akan mendapat dukungan dari para suporter ketika kita lihat performa dan hasil yang bagus," harapnya.

Fans Teriak Nama Thomas Tuchel

Kekalahan itu semakin tragis bagi Graham Potter setelah para fans Chelsea meneriakkan nama mantan pelatih dan pemilik, Thomas Tuchel serta Roman Abramovich.

Sejumlah fans memang berharap Thomas Tuchel dan Roman Abramovich bisa kembali ke Chelsea.

Dikutip dari football.london, Graham Potter mengakui bertapa sulitnya menghadapi Manchester City meski Chelsea sempat tampil baik di awal.

Baca juga: Girang Guardiola Jadikan Julian Alvarez Starter Lawan Chelsea, Fans Man City: Di Mana Jack Grealish?

"Jelas, kami tidak sedang dalam momen yang bagus meski 20 menit pertama yang cerdik, kami tidak dapat menyerang lini belakang dnegan cukup baik atau menyerang sebaik yang kami inginkan."

"Manchester City melakukannya dengan sangat baik dalam hal mengadang kami saat melakukan itu, dan pada saat yang sama, kami juga kesulitan," ungkapnya.

Soal teriakan Thomas Tuchel dan Roman Abramovich dari tribun penonton, Graham Potter mencoba memahami perasaan para suporter.

"Kami tidak bisa melakukan apa pun selain melakukan pekerjaan kami dengan lebih baik dan bekerja lebih keras."

"Kami memahami rasa frustasi para suporter, itu dapat dimengerti dan kami akan menghormatinya," paparnya.

Bagi Graham Potter, kritikan negatif wajar karena memang belum ada hasil positif yang tampak.

"Itu bagian dari pekerjaan ini dan tantangannya," ujarnya.

Pep Guardiola: Beri Graham Potter Waktu

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menanggapi keterpurukan Graham Potter selama melatih Chelsea.

Pep Guardiola berharap, Graham Potter diberi waktu oleh pemilik Chelsea, Todd Boehly.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola dan pelatih Chelsea, Graham Potter
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola dan pelatih Chelsea, Graham Potter (Instagram.com/@mrpepguardiola - @grahampotterofficial)

Jika ada kesempatan bicara pada Todd Boehly, Pep Guardiola berharap Graham Potter masih diberi kesempatan.

"Saya akan bilang kepada Todd Boehly, beri dia waktu," ujar Guardiola, dikutip dari dailymail.co.uk.

"Saya tahu di klub-klub besar, hasil itu penting tapi menurut saya tetap beri dia waktu."

"Periode kedua adalah cerminan dirinya. Apa yang sudah dia lakukan di Brighton luar biasa, tapi kita butuh waktu di musim pertama," paparnya.

Guardiola kemudian membandingkan dengan saat dirinya berkarier di Barcelona.

Di mana saat itu ada sang megabintang, Lionel Messi.

Guardiola merasa, dirinya tak perlu berlama-lama di Barcelona karena di sana sudah ada Lionel Messi.

"Saya punya Messi di Barcelona musim pertama saya, jadi saya tidak membutuhkan dua musim karena Messi ada di sana," ucapnya.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved