Keterangan Kepala Syahbandar Morotai Soal Tenggelamnya Kapal Pengangkut BBM
KM Gerbang Rahmat tenggelam di perairan laut Kecamatan Morotai Selatan, pada Kamis (26/1/2023) malam, tepatnya di Pulau Metita.
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Kepala Syahbandar Kabupaten Pulau Morotai, Anwar Sahitua, mengatakan, telah memeriksa nahkoda KM Gerbang Rahmat yang tenggelam beberapa waktu lalu.
KM Gerbang Rahmat tenggelam di perairan laut Kecamatan Morotai Selatan, pada Kamis (26/1/2023) malam, tepatnya di Pulau Metita.
Kapal tersebut mengangkut BBM Jenis Solar sebanyak 10 ton.
Kata Anwar, bahwa nakoda kapal atas nama Taskir Rahmat mengaku, kapal yang Ia kemudikan bertolak dari Morotai bukan lewat pelabuhan Imam Lastory.
Baca juga: Polisi Air Periksa Pihak PT Semarak Atas Tenggelamnya Kapal Pengangkut BBM di Morotai
Baca juga: Kapal Pengangkut BBM Jenis Solar Tenggelam di Morotai Tak Kantongi Izin Berlayar Dari Syahbandar
Begitu melewati sekitar pulau Metita, kapalnya dihantam gelombang besar hingga akhirnya tenggelam.
“Air masuk melalui belakang kapal. ABK sempat hidupkan pompa air tapi tidak mampu ,” jelasnya, Selasa (31/1/2023).
Menurut dia, pihaknya sempat ke TKP namun sudah tidak ditemukan lagi kapalnya karena sudah hanyut.
“Torang cuman dapat 3 drom BBM Yang sudah bercampur air. Tapi kapalnya sudah tidak ada. Mungkin sudah hanyut karena kapal kayu. Kalau besi pasti tenggelam,”cetusnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/3101023_anwarsahitua2023.jpg)