Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Aji Meninggal setelah Digigit Ular King Cobra, Sempat Diberi Serum Anti-Bisa tapi Tak Tertolong

Saat di rumah sakit, Aji Rachmat Purwanto sudah mengalami koma dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (14/2/2023).

freepik.com/kuritafsheen77
Ilustrasi ular king kobra 

TRIBUNTERNATE.COM - Seorang pria bernama Aji Rachmat Purwanto tewas setelah digigit ular king cobra pada lengan kanannya.

Diketahui, Aji adalah Ketua Yayasan Sioux Ular Indonesia.

Insiden Aji digigit ular king cobra terjadi ketika dirinya mengisi pelatihan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (12/2/2023) sore.

Ia sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Ulin Banjarmasin.

Namun, saat di rumah sakit, Aji Rachmat Purwanto sudah mengalami koma dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (14/2/2023).

Kronologi

Ketua Tim Animal Rescue Banjarmasin, drh Anang Dwijatmiko, menjelaskan kronologi saat Aji Rachmat Purwanto digigit ular king cobra.

Awalnya Aji mengisi pelatihan di Banjarmasin yang diikuti para petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang bertugas di seluruh Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Ada dua jenis pelatihan yakni pelatihan level basic dan pelatihan level advance yang diselenggarakan pada 11-12 Februari 2023.

Peserta yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 70 orang.

Baca juga: Rumahnya Jadi Target Teror Ular Kobra, Eks Gubernur Banten: 42 Tahun Berpolitik, Ini Kejahatan

ILUSTRASI Ular Kobra
ILUSTRASI Ular Kobra (Julie Larsen Maher @wcs via TribunStyle.com)

Pelatihan berjalan normal seperti biasa, tetapi pada akhir sesi pelatihan tiba-tiba ular king cobra menggigit tangan kanan Aji.

"Kita juga kaget dan sebenarnya tidak menyangka dengan insiden itu." 

"Ini merupakan insiden pertama di tempat kita, apalagi saat gelaran pelatihan," ungkap Anang, Selasa (14/2/2023), dikutip dari TribunBanjarmasin.com.

Menurut Anang, ular tersebut mengalami stres karena peserta pelatihan cukup banyak dan ruangannya sempit.

"Kemungkinan ularnya stres dan tidak bisa dikendalikan, alhasil sifat liarnya muncul," lanjutnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved