Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Rafael Alun Mundur dari ASN Ditjen Pajak gegara Perbuatan Mario Dandy: Maaf ke GP Ansor hingga NU

Rafael Alun Trisambodo mengundurkan diri dari jabatnnya sebagai ASN Ditjen Pajak akibat kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya, Mario Dandy Satrio

Editor: Ifa Nabila
Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti, TribunJakarta.com/Annas Furon Hakim
Ayah Mario Dandy Satrio (20) yang merupakan pejabat pajak bernama Rafael Alun Trisambodo (kiri) dan Mario saat dihadirkan Polres Metro Jakarta Selatan dalam konferensi pers, Rabu (22/2/2023) (kanan). 

TRIBUNTERNATE.COM - Rafael Alun Trisambodo mengundurkan diri dari jabatnnya sebagai ASN Ditjen Pajak akibat kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya, Mario Dandy Satrio (20).

Sebelumnya, Rafael menjabat sebagai Kabag Umum Kanwil DJP Jakarta Selatan II.

Pengunduran diri ini dikabarkan dari surat terbuka yang dibuat oleh Rafael.

Baca juga: Pejabat Pajak Rafael Alun Ayah Mario Dandy Masih Jadi PNS dan Terima Gaji meski Sudah Dicopot

"Bersama ini, saya Rafael Alun Trisambodo menyatakan pengunduran diri atas jabatan dan status saya sebagai Aparatur Sipil Negara Direktorat Jenderal Pajak mulai Jumat 24 Februari 2023," tulis Rafael dalam surat tersebut seperti dikutip, Jumat (24/2/2023).

Rafael mengatakan dirinya akan mengikuti peraturan pengunduran diri sesuai yang telah ditentukan.

"Saya tetap akan menjalani proses klarifikasi mengenai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan mematuhi proses hukum yang berlaku atas kejadian yang dilakukan anak saya," ucapnya.

Dalam surat itu, Rafael juga meminta maaf kepada keluarga David (17) yang merupakan korban penganiayaan yang dilakukan oleh anaknya tersebut serta mendoakan kesembuhan untuk David.

"Saya menyadari bahwa perbuatan yang dilakukan oleh anak saya tidak benar dan telah merugikan banyak pihak," ungkapnya.

Selain itu, Rafael juga meminta maaf kepada keluarga besar Pengurus Besar Nahdatul Ulama, GP Ansor, Banser, dan seluruh masyarakat Indonesia atas sikap dan perilaku anaknya.

"Saya juga meminta maaf kepada seluruh pegawai Kementerian Keuangan, terutama rekan-rekan DJP yang sudah sangat dirugikan atas kejadian ini," tuturnya.

Lebih lanjut, melalui surat tersebut, Rafael mengaku menyesal atas perbuatan anaknya dan berharap maaf dari seluruh masyarakat.

"Demikian surat permohonan maaf ini saya buat sebagai bentuk penyesalan saya dan saya sangat mengharapkan pemberiaan maaf dari seluruh pihak yang terkait dengan kejadian ini, terima kasih," ucapnya.

Dalam surat tersebut juga terdapat tanda tangan Rafael dial atas materai 10.000.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Keuangan, Yustinus Prastowo membenarkan jika Rafael sudah mengundurkan diri setelah dicopot dari jabatannya.

"Benar beliau menyampaikan pengunduran diri," kata Yustinus kepada Tribunnews.com.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved