Liga Champions
Conte Optimis untuk Chelsea di Liga Champions setelah Tottenham Tersingkir: Sepertinya Bisa 4 Besar
Pelatih Tottenham Hotspur, Antonio Conte, optimis Chelsea bisa ke final Liga Champions 2022/2023.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Penalti Kai Havertz membawa kemenangan 2-0 oleh Chelsea dan membuat Borussia Dortmund tersingkir dari Liga Champions.
Penalti tersebut berawal dari umpan silang Ben Chilwell yang mengenai tangan Marius Wolf dan dianggap penalti oleh VAR.
Kai Havertz melakukan tendangan penalti pertama namun membentur tiang gawang.
Namun, ternyata Kai Havertz diperbolehkan mengulang lantaran para pemain Borussia Dortmund dianggap melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti.
Tim tamu dianggap terlalu cepat masuk ke dalam kotak penalti untuk menghalau bola yang membentur tiang.
Keputusan wasit dinilai kontroversial dan membuat Jude Bellingham kesal.
Dikutip TribunTernate.com dari goal.com, keputusan penalti, apalagi sampai diulang bukanlah keputusan yang adil.
"Dari tempat saya berdiri, bolanya cukup dekat dan saya tidak yakin apa yang bisa dia (Wolf) lakukan dengan tangannya. Saya tidak mau dapat masalah, saya cukup memperhatikan mereka."
"Hal itu mengecewakan saat mereka bisa mengulang (penalti), itu adalah lelucon."
"Untuk setiap penalti, apalagi dengan run-up yang lambat, akan ada orang yang melanggar batas. Tapi beginilah laga malam ini, wasit yang membuat keputusan," paparnya.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.