Jumat, 1 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Besok, Pemkab Halmahera Selatan Gelar Pasar Murah di Desa Amasing Kota Barat

Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara, akan menggelar pasar murah di Desa Amasing Kota

Tayang:
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
Proses pengangkutan beberapa jenis sembako di salah satu toko untuk dijual dalam pasar murah yang digelar Pemkab Halmahera Selatan di Desa Amasing Kota Barat, Kecamatan Bacan, Minggu (14/4/2023). 

TRIBUNTERANATE.COM, BACAN - Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara, akan menggelar pasar murah di Desa Amasing Kota Barat, Kecamatan Bacan, pada Senin (17/4/2023) besok.

Pasar murah tersebut, dibuka untuk umum terhadap masyarakat agar berbelanja kebutuhan bahan pokok jelang Idul Fitri 144 Hijriah.

Kaba Ekonomi Setda Halmahera Selatan, Fajri Kambey mangatakan, pelaksanaan pasar murah ini dalam rangka menekan angka inflasi di daerah.

“Jadi ini dilaksnakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang diketuai langsung Pak Bupati Usman Sidik,” katanya kepada TribunTernate.com, Minggu (16/4/2023).

Fajri menuturkan, beberapa jenis sembako yang dijual dalam pasar murah itu, harganya relatif murah jika dibandingkan dengan harga di setuap toko.

Di mana, beras premium dengan ukuran 5 Kg yang harganya Rp 75 ribu dijual Rp 40 ribu, Gula Pasir 1 Kg Rp 18 ribu dijual Rp 10 ribu, minyak goreng 1 Kg Rp 20 ribu dijual 10 ribu, susu perkaleng Rp 11 ribu dijual Rp 5 ribu, telur ayam satu rak Rp 60 ribu dijual 40 ribu dan bawang merah 1 Kg Rp 45 ribu dijual Rp 25 ribu.

“Itu masing-masing jenis sembako, kita jual 500 paket. Misalnya beras, ya kita jual 500 sak, begitu juga gula dan lain-lainnya,” terangnya.

Baca juga: Diberi Kesempatan Perbaikan, DPK Partai Prima Halmahera Selatan Optimis Lolos Verfak Keanggotaan

Kendati begitu, menurut dia, dalam pasar murah besok perorang hanya diperbolehkan berbelanja satu jenis semabko. Hal ini dilakukan agar semua masyarakat bisa kebagian membeli beberapa jenis sembako tersebut.

“Misalnya beli berasa, ya harus satu sak saja, tidak boleh dua sak. Begitu juga telur, gula dan lain-lain. Jadi terserah dia mau beli yang mana-mana, asalkan jangan dalam satu jenis sembako itu dia beli lebih,” jelasnya.

Dia juga mengaku, kegiatan pasar murah ini dianggaran sebesar Rp 113 Juta. Anggaran ini, hanya kembali ke Pemkab Halmahera Selatan sekitar 40 juta lebih karena barang yang dibeli di toko, dijual lebih murah lagi di pasar murah ini.(*)

“Tapi ini kan dalam rangka ketika tekan inflasi, sehingga harus kita lakukan. Kalau besok misalnya sembakonya tidak cukup di masyarakat, kita akan beli lagi,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved