Selasa, 19 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pak Guru Lecehkan 7 Murid SD, Dilakukan Berkali-kali, PGRI hingga Kemensos Turun Tangan

Simak perkembangan terbaru dari kasus pelecehan seksual di sebuah SD daerah Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tayang:
Editor: Ifa Nabila
freepik.com/bedneyimages
Ilustrasi penganiayaan, ilustrasi pencabulan 

TRIBUNTERNATE.COM - Simak perkembangan terbaru dari kasus pelecehan seksual di sebuah SD daerah Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pelakunya adalah seorang guru SD berinisial BB (26).

BB nekat melakukan tindak pelecehan berkali-kali kepada tujuh siswanya.

Baca juga: Kabar Terbaru Kasus Dugaan Penistaan Agama di Probolinggo, Pelaku Ternyata Mengidap Penyakit Ini

Menanggapi hal tersebut, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) NTT bakal memberikan pendampingan terhadap guru tersebut.

Simon Petrus Manu, Ketua PGRI NTT mengatakan, pihaknya juga mengecam apa yang dilakukan seorang guru kepada siswinya.

"Tindakan tersebut harus ditindak tegas."

"Sesuai aturan hukum yang berlaku," sebut dia, Selasa (18/4/2023).

Ia juga mengaku prihatin atas kasus ini.

Meski begitu, pihaknya juga akan melakukan pendampingan.

"PGRI tetap mendampingi guru yang bersangkutan atau pelaku," tegasnya, seperti yang diwartakan Pos-Kupang.com.

Kemensos Berikan Bantuan

Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan untuk tujuh korban pencabulan BB.

Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos, Kanya Ekasanti mengungkapkan, penyerahan bantuan tersebut merupakan perhatian dari Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini.

"Beberapa hal kami lakukan psikososial mereka termasuk motivasi mereka untuk kembali ke sekolah."

"Dan kami juga melakukan terapi psikoterapi sosial dan melakukan relaksasi karena mereka tegang sehingga mereka lebih rileks dan lebih kuat melanjutkan sekolah," ungkapnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved