Liga Inggris
Kalah 1-2 dari Aston Villa, Tottenham Hotspur Malah Panen Offside, Ryan Mason Frustrasi
Hakim garis yang mengibarkan bendera berkali-kali pasti membuat sang pelatih interim, Ryan Mason sangat frustrasi.
TRIBUNTERNATE.COM - Dalam kekalahan saat melawan Aston Villa semalam, Tottenham Hotspur malah panen bendera offside.
Spurs kalah dengan skor 1-2 saat melawan Aston Villa pada Matchday 36 Liga Premier, Sabtu (13/5/2023) malam WIB.
Dalam laga tandang di Villa Park itu, The Lilywhites hanya mampu mendapat gol hiburan dari tendangan penalti Harry Kane pada menit ke-90.
Sementara, Aston Villa berhasil menjebol gawang Spurs dua kali berkat Jacob Ramsey (8') dan Douglas Luiz (72').
Pemandangan lambaian bendera offside mewarnai kekalahan 1-2 Tottenham Hotspur dari Aston Villa.
Dikutip dari Football London, total Spurs dinyatakan offside sembilan kali, bandingkan dengan Aston Villa yang hanya dua kali.
Hakim garis yang mengibarkan bendera berkali-kali pasti membuat sang pelatih interim, Ryan Mason sangat frustrasi.
Para suporter Spurs yang menonton juga sama kecewanya.
Baca juga: Kalah 1-2 dari Aston Villa: Tottenham Hotspur Gagal ke Liga Champions, Bagaimana Nasib Harry Kane?
Baca juga: Gacor di Tottenham Hotspur, Harry Kane Tak Dapat Pujian yang Semestinya: Tertutupi Erling Haaland
Baca juga: Eks Pelatih Arsenal Sebut Harry Kane Frustrasi di Tottenham Hotspur: Dia Punya Standar Tinggi
Meski Spurs sama sekali tidak mengancam Emiliano Martinez di babak pertama, garis tinggi yang dimainkan pertahanan Aston Villa sejatinya memberi banyak celah bagi tim tamu.
Sayangnya, Spurs tak mampu memanfaatkan celah.
Waktu lari harus tepat, seperti halnya bobot bola terobosan, tetapi Spurs terlihat kewalahan soal waktu lari ini.
Yang paling menonjol di babak pertama adalah Son Heung-min yang berlari dengan jelas ke arah gawang tetapi membentur tiang gawang setelah mencoba melewati kiper tuan rumah.
Yang disayangkan bagi Son adalah karena dia sendirian dan memiliki banyak waktu dan ruang untuk mengeksekusi penyelesaiannya.
Hal itu juga menunjukkan bahwa Son tidak harus berlari terlalu cepat karena kecepatannya selalu memberinya keuntungan besar atas pertahanan Villa karena garis tinggi yang mereka mainkan.
Son Heung-min dinyatakan offside sebanyak empat kali selama 90 menit.
Offside yang terakhir terjadi setelah dia menerima umpan Cristian Romero di menit akhir untuk melewati Emi Martinez.
Saat itu, dia kembali melakukan gerakan terlalu awal.
Sementara, Richarlison adalah pemain lain yang dinyatakan offside pada dua kesempatan dalam satu jamnya di lapangan.
Kekalahan 1-2 dari Aston Villa membuat Spurs masih bercokol di peringkat keenam klasemen sementara Liga Premier dengan 57 poin (17 kali menang, 6 kali seri, 13 kali kalah).
Aston Villa menempati peringkat ketujuh dengan raihan jumlah poin yang sama dengan Spurs.
Statistik terbaru, Spurs tidak pernah menang dalam 7 pertandingan tandang di Liga Premier (2 kali seri, 5 kali kala), kebobolan 21 gol di pertandingan tersebut, dengan rata-rata tiga gol per pertandingan.
Di 5 pertandingan terakhir mereka di Liga Premier, Spurs kebobolan 7 gol dalam 10 menit pembukaan.
Yakni, kebobolan di menit 1:01, 5:11 dan 8:12 vs Newcastle, 6:13 vs Man Utd, 2:48 dan 4:53 vs Liverpool, dan 7:26 vs Aston Villa.
(TribunTernate.com/Rizki A.)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/mason-ryan-dmfk.jpg)