Pemilu 2024
Begini Reaksi PKS Soal Hasil Survei Litbang Kompas
PKS menilai survei Litbang Kompas banyak yang meleset, karena dua Pemilu sebelumnya PKS raup banyak suara
Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Juru Bicara DPP PKS, Muhammad Iqbal Romzi mengatakan.
Survei Litbang Kompas sering meleset tentang suara PKS, sebagaimana diketahui.
Litbang Kompas pada Rabu (25/5) merilis hasil survei, yang menyebutkan.
Beberapa Partai tidak lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold), termasuk PKS.
Baca juga: DPW PKS Maluku Utara Harap Koalisi Bersatu Fokus ke Pilkada dan Pileg 2024
Yang menurut survei Litbang Kompas, hanya diangka 3,8 persen.
"Angka ini tentu saja mengejutkan dan di luar nalar, karena rata-rata lembaga survei."
"Yang melakukan survei, di waktu yang berdekatan atau hampir bersamaan."
"Memberi angka LSI 7,6 persen, LSN 7,4 persen Charta Politica 7,2 persen."
"Polstat 6,9 persendan banyak lagi lembaga survei, yang merilis hasil temuannya, "ungkapnya, Jumat (26/5/2023).
Bahkan termasuk survei internal PKS, yang menujukan angka jauh di atas lembaga survei.
"Pertanyaannya, kok bisa Litbang Kompas mengeluarkan angka di luar kewajaran?."
"Peristiwa ini mengingatkan kami, pada survei-survei Libang Kompas sebelumnya, tentang prediksi suara PKS, "katanya.
Menurutnya, Litbang Kompas pada saat jelang Pemilu 2014, melakukan survei.
Dan memprediksi PKS hanya memperoleh 3,3 persen, namun faktanya pada Pemilu 2014.
PKS meraih suara 6,79 persen, demikian juga Pemilu 2019, Litbang Kompas merilis survei sebelum Pemilu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Logo-PKS-untuk-Pemilu-2024.jpg)