Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Morotai

Angkat Potensi Wisata, 33 Desa di Morotai Akan Ikut Lomba Festival

Untuk mengangkat potensi wisata, 33 desa di Pulau Morotai bakal diikitsertakan dalam Lomba Festival

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Istimewa
WISATA: Desa Kolorai, salah satu Dari 33 Desa yang masuk dalam Desa wisata di Kabupaten Pulau Morotai, Kepala Dinas Pariwisata Qalbi Rasyid menerangkan untuk mengangkat potensi wisata di Desa Pemda bakal melakukan Event Festival potensi Desa, Kamis (15/6/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Masuk sebagai Desa Wisata, Pemkab Pulau Morotai.

Bakal libatkan 33 Desa, yamg tersebar di lima Kecamatan di Pulau Morotai.

Untuk terlibat festival Desa Wisata, ini juga masuk dalam event Morotai Daloha Festival 2023.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Pulau Morotai, Kalbi Rasyid, Kamis (15/6/2023)

Baca juga: Melalui Morotai Daloha Festival 2023, Pemkab Promosi Wisata dalam Pagelarann Tarian Kolosal

Ia mengatakan, terdapat 33 desa wisata yang telah di SK-kan, dan desa-desa ini akan diikutsertakan dalam event festival.

"Diagendakan bakal dilakukan setiap tahun berjalan. Tapi untuk pelaksanaannya,"

"Masih menunggu konfirmasi dengan stakeholder yang lain,"katanya.

Mantan Kaban BKD Morotai ini juga mengutarakan, 33 desa yang terlibat, bakal menunjukan potensi

Keanekaragaman yang ada di desanya, promosikan wisata dan dikemas dalam bentuk event.

"Penilaiannya hampir sama dengan anugerah desa wisata yang ada di pusat,"

"Selain itu, kita juga ingin tunjukan potensi masing-masing desa, alam, budaya, maupun sejarah,"ujarnya.

Dijelaskannya, setelah kegiatan ini, terdapat desa lainnya akan dikunjungi, ada juga yang dibuat dalam bentuk acara.

Sehingga kata dia, akan diminta kepada desa yang masuk dalam desa wisata.

Baca juga: Polisi Jaga Ketat Aksi Unjuk Rasa KNPI Morotai Saat Sambut Kedatangan Kajati Maluku Utara

Agar setiap desa memiliki konten kreatif, tujuannya untuk bisa mempromosikan potensi wisata masing-masing Desa.

"Kegiatannya kita sudah disepakati, tapi modelnya yang kita masih mencoba cari, agar kegiatannya sedikit urgent,"

"Karena kita berkeinginan puncak acara festival Dahola, paling lambat di gelar di bulan oktober,"pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved