Senin, 11 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Viral Media Sosial

Viral Video Tuding Pemilik Warung di NTT Mencuri HP, Selebgram Richard Theodore Minta Maaf

Richard pun bertanya ke pemilik warung alasan tidak memanggil dirinya setelah handphonenya tertinggal.

Tayang:
YouTube Richard Theodore
Selebgram Richard Theodore meminta maaf usai menuding orang NTT tidak jujur dalam konten 'Tes Kejujuran'. Ia mengaku tidak ada niatan untuk membuat dan mengupload video tersebut. 

Setelah itu, lantaran dinilai jujur, rekan Richard pun memberikan sejumlah uang tetapi ditolak oleh pemilik warung.

"Eh tidak usah. Janganlah," kata pemilik warung.

Baca juga: Tasyi Athasiya dan Suami Minta Maaf, Bantah Soal Tudingan Bayar Buzzer Pasca-Dirinya Viral

Baca juga: Ahli Forensik Soroti Sikap Mario Dandy yang Masih Bisa Senyam-senyum: Harusnya Cerdas Membawa Diri

Baca juga: Tasyi Athasiya dan Suami Minta Maaf, Bantah Soal Tudingan Bayar Buzzer Pasca-Dirinya Viral

Kemudian, Richard pun menuding pemilik warung tersebut tidak jujur karena tak langsung mengembalikan handphone miliknya yang tertinggal.

"Jadi bapaknya jujur atau nggak, bang?" tanya rekan Richard.

"Nggak lah. Pokoknya jujurnya nggak 100 persen," jawab Richard.

"Jadi bapak tadi nggak lulus tes kejujuran?" tanya rekan Richard lagi.

"Nggak lulus. Kalau dia benar-benar baik, tulus dari hati, pastinya dipanggil. Mas-mas handphonenya ketinggalan," jawab Richard lagi.

Kemudian, video Richard Theodore ini pun diunggah ulang dan menuai kritikan dari pemilik akun Twitter @zoelfick.

"Kreator seperti ini sangat bahaya. Sebaiknya dihentikan, dan minta maaf kpd korban konten."

"Berdalih tes kejujuran, sengaja ninggalin hape, tidak hilang, tapi justru memfitnah bapak penjaga warung di NTT tidak jujur," tulis @zoelfick dalam unggahan video tersebut.

Netizen pun geram dengan konten yang dibuat Richard yang justru dianggap sebagai sebuah fitnah kepada pemilik warung.

"Sejak kapan dia menjadi juri untuk standarisasi kejujuran? aku akan report, konten tidak bermutu plus berpotensi merusak cara pandang publik," tulis akun @faridmohmdMF.

"Social Experiment yang dilakukan tanpa kredibilitas dan demi popularitas belaka itu sama sekali nggak etis," tulis @pipis.

Minta Maaf

Pasca videonya viral, Richard pun meminta maaf melalui sebuah video yang diunggah di kanal YouTubenya pada Rabu (15/6/2023).

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved